Breaking News
Memuat breaking news...

Buku Membangun Budaya Sekolah Positif Diluncurkan, Kepsek SMAN 1 Matangkuli Usung Misi Ciptakan Lingkungan Belajar Inklusif dan Berkarakter

Redaksi
Redaksi
Selasa, 8 September 2026 - 4.35 PM WIB
Buku Membangun Budaya Sekolah Positif Diluncurkan, Kepsek SMAN 1 Matangkuli Usung Misi Ciptakan Lingkungan Belajar Inklusif dan Berkarakter
Buku berjudul “Membangun Budaya Sekolah Positif", karya Kepala SMAN 1 Matangkuli, Aceh Utara Zulfikar, S.Pd., M.Pd. (Waspada.id/ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

ACEH UTARA (Waspada.id) : Kepala SMAN 1 Matangkuli, Aceh Utara Zulfikar, S.Pd., M.Pd., meluncurkan buku berjudul “Membangun Budaya Sekolah Positif". Buku ini sebagai panduan praktis bagi kepala sekolah, pengawas, dan guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, nyaman, dan berkarakter.

Zulfikar menjelaskan, karya ini hadir sebagai bentuk dokumentasi praktik baik (best practice). Selain itu juga sesuai arahan Dinas Pendidikan Aceh terkait penguatan literasi dan karya tulis bagi para kepala sekolah. "Buku setebal 196 halaman ini mengulas berbagai strategi praktis dalam merancang lingkungan belajar yang aman, inklusif, nyaman, dan berkarakter," jelasnya.

Karya ini dikembangkan berdasarkan pengalaman dan kolaborasi kepemimpinan Zulfikar, mulai saat menjabat sebagai Kepala SMAN 2 Sawang hingga kini memimpin SMAN 1 Matangkuli. “Ini merupakan rekapitulasi penerapan praktik baik selama saya menjabat. Pembiasaan dan budaya positif yang telah berjalan di SMAN 2 Sawang berlanjut serta kita terapkan di SMAN 1 Matangkuli agar menjaga keberlanjutannya,” ujar Zulfikar di Aceh Utara.

Ia menjelaskan, poin-poin utama yang dibahas dalam buku ini mencakup Komunikasi Efektif yaitu membangun interaksi yang harmonis antarwarga sekolah. Kemudian Pembiasaan Literasi dan Kegiatan Spiritual yaitu menguatkan pondasi karakter dan minat baca siswa.

“Selanjutnya penguatan inovasi guru yakni mendorong tenaga pendidik untuk terus bereksplorasi dalam metode pembelajaran. Serta kemitraan masyarakat yang menggandeng orang tua dan masyarakat sekitar untuk mendukung ekosistem pendidikan yang kolaboratif,” ujarnya lagi.

Disampaikan Zulfikar, penerbitan buku ini juga menjadi langkah nyata dalam menindaklanjuti imbauan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh Utara agar setiap kepala sekolah memiliki karya tulis berbasis pengalaman kepemimpinan.

Sebagai bagian terpenting, buku ini juga diserahkan kepada Perpustakaan sekolah yang diterima langsung oleh kepala Perpustakaan, Qusthalani, S.Pd., M.Pd.

“Buku ini juga akan saya bagikan kepada rekan-rekan kepala sekolah sebagai bahan referensi dan inspirasi bersama. Saya mohon teman-teman mendukung agar kita menunjukkan karya tulis kita dan semoga bermanfaat bagi pembaca,” kata Zulfikar.(id71)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement