Bulan Bahasa & Sastra 2026: Ajeng Salma Layla Amira Smandel Jakarta Bagi Kiat Bangun Portofolio Lewat Menulis Terstruktur


JAKARTA (Waspada.id): Semarak peringatan Bulan Bahasa dan Satra (BBS) 2026 di SMA Negeri 8 Jakarta dimulai bertepatan dengan perayaan Hari Sumpah Pemuda ke-98. Kegiatan BBS dibuka secara simbolik pada Rabu 28 Oktober 2026 oleh Kepala Perpustakaan SMA Negeri 8 Jakarta Frau Sri Rejeki S.Pd. di Hall AV Grande Smandel.
Kegiatan berlangsung hingga 30 Oktober 2026 dan diisi dengan perlombaan kreatif berupa cipta puisi, pidato berbahasa Inggris, kaligrafi kanji serta grup vocal dan cerdas cermat bahasa Jerman.
Setelah pembukaan dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman dibawakan oleh Ajeng Salma Layla Amira, yang saat ini tengah mengikuti program peningkatan kapasitas bahasa Jerman di Universitas Indonesia dalam kerangka program SMA Unggul Garuda Transformasi (SUGT) Kemdiktisaintek 2026. Murid kelas XI-H itu tampil membagikan kiat dan pengalaman ketika menulis buku berjudul Innovation in Motion: From Idea to Impact hingga buku tersebut lolos kurasi Google Books dan memiliki Google Knowledge/ Book Panel.
Dalam paparannya alumni program Bina Talenta Indonesia (BTI) Kemdikdasmen 2025 yang baru saja meraih medali emas dalam kompetisi riset International Science & Invention Fair (ISIF) 2026 itu mengutip teori yang dikembangkan oleh Linda Flower dan John R. Hayes tentang perubahan paradigma berkaitan kemampuan menulis seseorang. Keberadaan teori tersebut membuat aktivitas menulis diakui sebagai keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher-Order Thinking Skill) yang dapat dipelajari, dilatih, dan dikelola strateginya oleh siapa saja melalui proses kognitif yang dinamis.
“Dari aktivitas menulis dan publikasi buku, kita bisa membangun personal branding sejak dini, mendapatkan nilai tambah portofolio yang kuat untuk mendaftar kuliah atau beasiswa, meraih potensi ekonomi, dan mengasah soft skills berpikir kritis. Sementara itu, dengan terindeks di Google Books, validitas portofolio digital bertambah, akses keterbacaan publik secara global meningkat, sekaligus berfungsi sebagi alat pemasaran gratis dengan jangkauan sangat luas", ujar peraih penghargaan Resolution Special Award ISIF 2026 di Universitas Indonesia itu menyampaikan manfaat yang didapat ketika menerbitkan buku dan terindeks Google Books.
BBS merupakan gerakan nasional tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Oktober oleh Pemerintah Indonesia melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen untuk membina, mengembangkan, dan mengapresiasi kekayaan bahasa serta sastra Indonesia.
Peringatan BBS pada tahun 2026 ini terasa sangat istimewa karena menandai momentum historis 100 tahun perjalanan bahasa Indonesia sejak gagasan bahasa persatuan pertama kali muncul dalam Kongres Pemuda Indonesia I pada tahun 1926. Melalui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, perayaan nasional tahun 2026 berfokus pada Trigatra Bangun Bahasa bertema “Utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing”.(id29)
Berita Terkait








































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda