Bulan Bakti, Pramuka Abdya Sulap Sungai dan Pasar RakyatBulan Bakti, Pramuka Abdya Sulap Sungai dan Pasar Rakyat

BLANGPIDIE (Waspada.id): Memasuki Bulan Bakti Pramuka 2026, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab), Aceh Barat Daya (Abdya), menggelar aksi gotong royong serentak di berbagai lokasi publik, Sabtu (1/8).
Sungai, kawasan pantai, hingga pasar rakyat, menjadi sasaran pembersihan, sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Kegiatan yang melibatkan ratusan anggota Pramuka Penggalang dan Penegak, dari gugus depan se-Kabupaten Abdya, tersebut merupakan rangkaian Bulan Bakti Pramuka dalam menyambut Hari Pramuka ke-65, serta peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Kwarcab Abdya, Zulkarnaini, SE, melalui Ketua Harian Kwarcab, Usmadi, S.Pd mengatakan, Bulan Bakti Pramuka menjadi momentum bagi seluruh anggota, untuk mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat, melalui aksi nyata yang bermanfaat. "Kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi bentuk kepedulian Pramuka terhadap lingkungan, sekaligus mengajak masyarakat membudayakan hidup bersih," kata Usmadi.
Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan mengacu pada Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 094 Tahun 2021, yang menetapkan Agustus sebagai Bulan Bakti Pramuka. Selama 1 hingga 31 Agustus 2026, seluruh gugus depan di Abdya, melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan lingkungan secara bertahap.

Setiap gugus depan mengirimkan masing-masing 20 anggota putra dan 20 anggota putri, untuk bergotong royong membersihkan fasilitas umum dan lingkungan di wilayahnya.
Agar pelaksanaan berjalan efektif, kegiatan dibagi ke dalam empat wilayah. Untuk wilayah Manggeng dan Lembah Sabil, aksi dipusatkan di kawasan wisata Pantai Ujung Manggeng. Wilayah Tangan-Tangan dan Setia melaksanakan pembersihan di Pasar Tanjung Bunga.
Sementara wilayah Blangpidie, Susoh, dan Jeumpa difokuskan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujung Serangga serta sepanjang aliran Sungai Krueng Beukah. Adapun wilayah Kuala Batee dan Babahrot menggelar gotong royong di Pasar Babahrot dan Pasar Lama Inong.

Menurut Usmadi, kegiatan tersebut merupakan implementasi Dasa Darma Pramuka, khususnya poin kedua, yakni Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia. Melalui aksi ini, Pramuka ingin menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai, pantai, dan ruang-ruang publik.
Ia mengingatkan masyarakat, agar tidak lagi membuang sampah ke sungai karena dapat mencemari lingkungan, merusak ekosistem, memicu banjir, dan berdampak buruk terhadap kesehatan. "Kami berharap gerakan ini mampu membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab semua pihak, bukan hanya pemerintah atau komunitas tertentu," ujarnya.
Selain kegiatan bersih-bersih lingkungan, Kwarcab Abdya juga telah menyiapkan sejumlah agenda sosial lainnya selama Bulan Bakti Pramuka, di antaranya donor darah dan kegiatan berbagi kepada masyarakat yang pelaksanaannya akan disesuaikan dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pramuka Abdya berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai kepramukaan.(id82)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda