Breaking News
Memuat breaking news...

Bulog Sumut Terima 4.434 Ton Beras dari Jatim, Perkuat Cadangan Pangan

Redaksi
Redaksi
Selasa, 22 September 2026 - 11.35 AM WIB
Bulog Sumut Terima 4.434 Ton Beras dari Jatim, Perkuat Cadangan Pangan
Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menerima tambahan 4.434 ton beras dari Jawa Timur (Jatim) guna memperkuat cadangan pangan pemerintah sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menerima tambahan 4.434 ton beras dari Jawa Timur (Jatim) guna memperkuat cadangan pangan pemerintah sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Penambahan stok tersebut untuk memenuhi program bantuan pangan dan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Senin (21/9).

Budi mengatakan, program bantuan pangan direncanakan kembali pada alokasi Oktober hingga Desember 2026 dengan sasaran sekitar 1,73 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Menurut dia, kebutuhan beras untuk program tersebut mencapai sekitar 52.000 ton, sehingga tambahan pasokan dari Jatim diperlukan untuk memperkuat ketersediaan stok di gudang Bulog Sumut.

"Sehingga kekurangan stok di gudang ditambah dengan adanya pasokan dari Jatim. Ke depan akan menyusul dari Jakarta sebanyak 6.500 ton," kata dia.

Budi menyebutkan, Bulog Sumut juga menjaga ketersediaan stok beras di gudang sebanyak 41.235 ton untuk mendukung penyaluran bantuan pangan alokasi Juli hingga September 2026 serta program SPHP.

Ia menambahkan, tambahan pasokan tersebut turut memperkuat cadangan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumut hingga akhir 2026.

"Untuk itu, kami meyakini stok beras di Sumut dalam kondisi aman, baik untuk program SPHP maupun bantuan pangan," ujarnya.

Bulog Sumut memastikan harga beras SPHP tetap mengacu pada harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp13.100 per kilogram. (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement