Breaking News
Memuat breaking news...

Bulog Sumut Terus Pasok Beras SPHP Dukung GPM Provinsi Sumut

Redaksi
Redaksi
Jumat, 18 September 2026 - 8.04 PM WIB
Bulog Sumut Terus Pasok Beras SPHP Dukung GPM Provinsi Sumut
Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memasok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk mendukung Gerakan Pangan Murah (GPM)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memasok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk mendukung Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpang) Provinsi Sumatera Utara sebagai upaya bersama dalam menstabilkan harga pangan pokok tersebut.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto mengatakan, pasokan bahan pokok tersebut sangat penting karena merupakan titik distribusi alternatif untuk masyarakat terutama di wilayah Kecamatan Medan Johor.

"Semakin banyak titik distribusinya kan lebih baik, dan GPM oleh Distanpang hari ini kami pasok sesuai permintaan yaitu 4 ton beras SPHP. Kami juga bekerjasama dengan beberapa pengecer terdaftar untuk juga menyediakan Minyakita sebanyak 2.400 liter di GPM ini," ujar Budi di Medan, Jumat (18/9).

Ia mengatakan, program GPM yang dilakukan Pemprov Sumut tersebut dilaksanakan pada 2 lokasi yaitu Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor dan di depan Kantor Dintanpang Provinsi Sumut.

Lebih lanjut ia mengatakan, lokasi GPM tersebut bisa menyesuaikan lokasinya sebagai upaya mendekatkan akses masyarakat mendapatkan beras SPHP dan Minyakita.

Ke depan, Budi menambahkan, telah berkomitmen untuk menjadikan Toko Tani Indonesia (TTI) milik Distanpang Provinsi Sumut sebagai RPK (Rumah Pangan Kita) dan dapat dipasok setiap hari untuk kebutuhan masyarakat sekitarnya.

"Jadi, bisa mendsitribusi beras SPHP sekaligus Minyakita. Untuk itu, masyarakat bisa membeli pangan tersebut dan juga sebagai upaya menjaga stabilitas," ucapnya.

Budi mengatakan, dengan adanya penambahan TTI Distanpang sebagai RPK, akan menambah titik distribusi beras SPHP dan Minyakita di wilayah ini.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan, karena pasokan beras SPHP terus diupayakan tersedia secara bertahap di pasar dan jaringan pengecer terdaftar lainnya," ucapnya.

Selain itu, jajaran Bulog terus berkoordinasi sekaligus melaksanakan pemantauan pasar secara rutin di berbagai daerah untuk mengecek harga, ketersediaan komoditas dan kelancaran distribusi ke saluran penjualan termasuk pedagang pengecer di pasar-pasar tradisional. (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement