Breaking News
Memuat breaking news...

BUMG Lamgirek Kembangkan Semangka Non Biji, Kelompok Tani Nikmati Hasil Panen

Redaksi
Redaksi
Rabu, 5 Agustus 2026 - 2.49 PM WIB
BUMG Lamgirek Kembangkan Semangka Non Biji, Kelompok Tani Nikmati Hasil Panen
Kelompok Tani Blang Kulu, Gampong (desa) Lamgirek, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, melaksanakan panen semangka non biji, Rabu (05/08/2026). (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KOTA JANTHO (Waspada.id): Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Udeep Beusare Gampong Lamgirek, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar menyalurkan program pemberdayaan ketahanan pangan tahun 2025 melalui bantuan permodalan kepada Kelompok Tani Blang Kulu untuk pengembangan budidaya semangka non biji.

Program tersebut diikuti sekitar 12 anggota Kelompok Tani Blang Kulu dengan total modal usaha mencapai sekitar Rp70 juta. Setelah beberapa bulan masa tanam, para petani melaksanakan panen bersama pada Rabu (05/08/2026).

Kegiatan panen bersama turut dihadiri Direktur BUMG Udeep Beusare Abd Basir, Keuchik Gampong Lamgirek Firdos, Keuchik Gampong Lamkruet, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar, Jakfar, SP bersama stafnya, para Penyuluh Pertanian Kecamatan Lhoknga, serta para petani semangka.

Direktur BUMG Abd Basir mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan gampong (desa) sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat melalui sektor pertanian produktif.

Lahan yang digunakan untuk budidaya semangka non biji tersebut mencapai kurang lebih 3 hektar. Dari hasil panen perdana ini, setiap anggota kelompok tani memperoleh pendapatan berkisar Rp4 juta hingga Rp8 juta, tergantung luas lahan yang dikelola masing-masing petani.

Keuchik Gampong (kades) Lamgirek Firdos mengapresiasi semangat para petani dan berharap program pemberdayaan melalui BUMG dapat terus berkembang sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat gampong.

Sementara itu, penyuluh pertanian Kecamatan Lhoknga menilai budidaya semangka non biji memiliki prospek yang baik apabila dikelola secara berkelanjutan dengan pendampingan teknis yang tepat. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan usaha pertanian berbasis gampong di wilayah Kecamatan Lhoknga. (id67)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement