Bupati Aceh Utara Dorong PDBU Berinovasi Manfaatkan Potensi Daerah


LHOKSUKON (Waspada.id) : Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mendorong pimpinan baru Perusahaan Daerah Bina Usaha (PDBU) untuk aktif mengoptimalkan potensi daerah melalui beragam inovasi bisnis. Selama ini, terdapat banyak aset potensial yang belum berfungsi optimal.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Aceh Utara melalui Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Dayan Albar, S.Sos., M.A.P., saat membacakan sambutan pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Anggota Komisaris serta Direktur Utama PT Bina Usaha (Perseroda).
Zulfikar, S.T., dilantik sebagaj Dirut PDBU untuk periode 2026 - 2031. Sementara Muhammad Khalis, S.I.P., dilantik sebagai Komisari PDBU periode 3026 - 2030.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Anggota Komisaris serta Direktur Utama PT Bina Usaha (Perseroda) dilakukan oleh Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, S.E., M.M., di Aula Sekdakab Aceh Utara. Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dan para undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Dayan Albar menjelaskan, PDBU merupakan BUMD Aceh Utara yang potensial. Tidak sedikit aset milik perusahaan daerah tersebut selama ini belum difungsikan secara optimal. Kondisi ini menjadi PR besar bagi pimpinan baru PT Bina Usaha untuk segera berinovasi dalam menggarap sumber daya yang ada.
Petakan Potensi Unggulan
Sementara itu, usai pelantikan Direktur Utama PDBU Zulfikar, S.T., menyatakan siap melakukan pemetaan ulang potensi daerah serta evaluasi menyeluruh (due diligence), terhadap bisnis BUMD milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara tersebut.
"Langkah awal kami tentu melihat kembali potensi yang ada, baik yang selama ini berjalan maupun yang sempat mandek. Kami bersama Komisaris akan melakukan rapat internal dan pencermatan dokumen terlebih dahulu sebelum mengeksekusi rencana bisnis," kata Zulfikar didampingi Komisaris M. Khalis, S.IP.
Zulfikar menegaskan, arah pengembangan PDBU ke depan akan diprioritaskan pada penguatan sektor kelautan, perikanan, dan pertanian yang menjadi basis ekonomi Kabupaten Aceh Utara.
"Sektor pertanian dan perikanan merupakan motor utama daerah. Kita memiliki garis pantai yang panjang dari perbatasan Aceh Timur hingga Bireuen, serta lahan pertanian yang sangat luas. Potensi inilah yang akan kita gali dan sinergikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) daerah," ujarnya.
Ia menambahkan, pengalamannya saat terlibat dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-tsunami bersama lembaga non-pemerintah (NGO) akan dimanfaatkan untuk memberikan masukan strategis bagi pembangunan Aceh Utara, meskipun BUMD difokuskan pada ranah komersial.
Zulfikar turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan masukan dan dukungan agar PDBU mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
"Kami atas nama Pemkab mengucapkan selamat kepada Dirut dan komisaris PDBU yang baru saja dilantik dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab memberikan yang terbaik bagi daerah dan bagi kita semua. Membangun perekonomian dan peningkatan ekonomi," ujar Dayan Albar.(id71)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda