Breaking News
Memuat breaking news...

Bupati Agara Nobar Final ASEAN Cup 2026

Redaksi
Redaksi
Selasa, 6 Oktober 2026 - 9.32 AM WIB
Bupati Agara Nobar Final ASEAN Cup 2026
Bupati HM Salim Fakhry nonton bareng bersama Forkopimda di final ASEAN Cup 2026. Waspada/Seh Muhammad Amin
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KUTACANE (Waspada.id): Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry menggelar nonton bareng (nobar) final ASEAN Cup 2026 di Pendopo Bupati Agara, Senin (5/10).

Final yang mempertemukan Timnas Indonesia melawan Thailand itu turut dihadiri Dandim 0108/Agara, Kapolres, Ketua DPRK, Wakil Bupati, Sekda, para kepala OPD, dan berbagai elemen masyarakat Aceh Tenggara.

Bupati bersama Forkopimda tampak menikmati laga sejak peluit babak pertama hingga perpanjangan waktu.

Forkopimda nonton bareng final ASEAN Cup 2026 di Pendopo Bupati Agara.Waspada/Seh Muhammad Amin

Suasana sempat histeris ketika Indonesia memecah kebuntuan dan unggul 1-0 atas Thailand. Gol tersebut disambut sorak dan lompatan gembira Bupati, Dandim, Kapolres, Ketua DPRK, Sekda, bersama warga. Namun, Thailand berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di penghujung babak kedua.

Kepada Waspada.id, Salim Fakhry mengaku bangga atas kemenangan bersejarah skuad Garuda yang menjadi juara setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti yang menegangkan.

Kepala OPD dan masyarakat bergabung nonton bareng final ASEAN Cup 2026 di Pendopo Bupati Agara. Waspada/Seh Muhammad Amin

"Ini sejarah baru saat timnas senior jadi juara di Asia Tenggara. Keberhasilan ini sekaligus menghapus predikat langganan atau spesialis runner-up di kawasan ASEAN," ujar Salim Fakhry.

Ia mengaku awalnya memprediksi Garuda menang 2-0 di waktu normal. Namun, kemenangan tetap diraih meski harus melalui drama adu penalti.(id80)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement