Breaking News
Memuat breaking news...

Bupati Armia Pahmi Temui Mendes PDT: Ajukan Usulan Pembangunan Jalan Serta Kantor Desa

Redaksi
Redaksi
Jumat, 11 September 2026 - 8.39 PM WIB
Bupati Armia Pahmi Temui Mendes PDT: Ajukan Usulan Pembangunan Jalan Serta Kantor Desa
Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH, saat mengajukan permohonan kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

ACEH TAMIANG (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengusulkan percepatan pembangunan infrastruktur perdesaan kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Usulan tersebut mencakup pembangunan jembatan, perbaikan ratusan kilometer jalan lingkungan, hingga pembangunan dan rehabilitasi kantor desa yang rusak di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan resmi yang berlangsung Kamis (10/9/26) siang kemarin, Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH, menyodorkan proposal kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto. Permohonan tersebut terkait rincian kebutuhan infrastruktur dasar perdesaan. Di antaranya usulan pembangunan jembatan sepanjang 2.017 meter serta pembenahan jalan lingkungan dengan total panjang mencapai 191,6 kilometer (191.623,39 meter).

Selanjutnya, rencana penanganan jalan lingkungan tersebut terbagi menjadi dua jenis pekerjaan, yakni pengaspalan sepanjang 175,6 kilometer (175.631,36 meter) dan rabat beton sepanjang 15,9 kilometer (15.992,03 meter).

Selain infrastruktur jalan dan jembatan, Pemkab Aceh Tamiang fokus memperkuat pusat pelayanan publik di tingkat desa dengan mengajukan pembenahan fasilitas kantor desa.

Pemerintah daerah mengusulkan rehabilitasi berat (revitalisasi) bagi 103 kantor desa yang mengalami kerusakan, serta pembangunan unit baru bagi 113 kantor desa yang belum memiliki fasilitas memadai.

Bupati Armia dalam pertemuan tersebut menyampaikan, penguatan infrastruktur perdesaan merupakan pondasi penting untuk menggerakkan roda perekonomian lokal dan meningkatkan kualitas pelayanan publik masyarakat desa.

“Ketersediaan akses jalan dan fasilitas kantor desa yang layak diyakini akan mempercepat keterhubungan antarkampung serta mengoptimalkan tata kelola pemerintahan di level desa,” ucapnya.

Langkah proaktif Pemkab Aceh Tamiang ini diharapkan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal melalui pengalokasian anggaran strategis.

Bupati Armia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci utama dalam memangkas ketimpangan pembangunan infrastruktur di kawasan perdesaan Aceh Tamiang secara berkelanjutan.(Id76)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement