Bupati Dorong Koperasi Deliserdang Bangun Ekonomi Kerakyatan yang ModernBupati Dorong Koperasi Deliserdang Bangun Ekonomi Kerakyatan yang Modern

LUBUKPAKAM (Waspada.id): Bupati Deliserdang, dr. Asri Ludin Tambunan, mendorong koperasi terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat agar semakin profesional, sehat, mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.
"Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh insan koperasi, para pengurus, pengawas, pengelola, anggota, dan pegiat koperasi yang dengan penuh pengabdian terus menjaga serta mengembangkan koperasi di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi bersama,” kata Asri Ludin Tambunan pada peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Lapangan Tengku Raja Muda, Lubukpakam, Minggu (19/7/26).
Peringatan Hari Koperasi tahun ini mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” sebagai komitmen memperkuat peran koperasi dalam membangun ekonomi kerakyatan yang modern, mandiri, dan berkelanjutan.
Didampingi Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, Ketua TP PKK Deliserdang, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan dan Staf Ahli I TP PKK, Ny Asniar Lom Lom Suwondo, Asri Ludin mengatakan bahwa koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan semangat gotong royong, kekeluargaan, sebagaimana dicita-citakan Bung Hatta. Semangat tersebut, lanjutnya, tetap relevan dan kini diperkuat melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
“Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemerintah mendorong lahirnya lebih dari 80 ribu koperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat," sebutnya.
Kehadiran koperasi ini, tambahnya, diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi, memperkuat akses pembiayaan, memperluas pemasaran produk lokal, sekaligus menghadirkan pelayanan ekonomi yang lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui transformasi digital agar semakin profesional, sehat, dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.
"Kita harus meninggalkan stigma lama bahwa koperasi adalah organisasi yang lambat dan kuno. Koperasi masa kini harus menjadi koperasi digital yang mampu menjangkau generasi muda, petani milenial, nelayan, pelaku UMKM, pekerja kreatif, hingga startup lokal,” tegasnya seraya menyebutkan bahwa pemerintah terus menyempurnakan regulasi agar koperasi semakin adaptif terhadap perkembangan ekonomi, teknologi, dan kebutuhan masyarakat.
Peringatan Hari Koperasi tersebut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah, pengurus dan anggota koperasi, pelaku UMKM, serta berbagai elemen masyarakat.(id.28)






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda