Breaking News
Memuat breaking news...

Bupati Pidie Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan Masjid Al-Falah

Redaksi
Redaksi
Minggu, 20 September 2026 - 3.47 PM WIB
Bupati Pidie Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan Masjid Al-Falah
Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah (tengah) menyampaikan sambutan pada puncak Peuingat Uroe Lahe Pidie ke-515 Tahun 2026 di Pidie Convention Center (PCC), Sigli, Sabtu (19/9) malam. Waspada.id/Muhammad Riza
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SIGLI (Waspada.id): Komitmen melanjutkan pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli kembali ditegaskan Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., pada puncak Peuingat Uroe Lahe Pidie ke-515 Tahun 2026 di halaman Pidie Convention Center (PCC), Sabtu malam (19/9/2026).

Didampingi Wakil Bupati Pidie Alzaizi Umar, Sarjani mengatakan pembangunan Masjid Al-Falah menjadi salah satu bagian penting dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pidie dalam mewujudkan masyarakat yang islami sekaligus memperkuat identitas daerah.

“Pemerintah Kabupaten Pidie berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli,” kata Sarjani dalam sambutannya.

Ia berharap proses pembangunan masjid tersebut dapat terus berjalan lancar hingga nantinya menjadi pusat kegiatan keislaman sekaligus kebanggaan masyarakat Pidie.

Menurutnya, keberadaan Masjid Al-Falah diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat berkembang sebagai ruang pembinaan keagamaan dan kegiatan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Penegasan tersebut disampaikan dalam momentum puncak Uroe Lahe Pidie ke-515 yang telah berlangsung sejak 16 September 2026. Berbagai kegiatan digelar dalam rangkaian peringatan tersebut, mulai dari Expo dan UMKM, pentas seni, Sidang Istimewa Paripurna DPRK, permainan rakyat, pawai budaya, Khanduri Raya hingga Maulid Nabi.

Sarjani mengatakan peringatan Uroe Lahe Pidie bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi ruang untuk mengenang perjalanan panjang sejarah Pedir Darul Amni, sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menjaga warisan budaya dan membangun daerah.

Dalam kesempatan itu, Sarjani juga menyampaikan keberhasilan Kabupaten Pidie kembali meraih Serambi Award 2026 atas konsistensi pelaksanaan Program One Day One Ayat.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama masyarakat, terutama anak-anak, guru mengaji dan seluruh pihak yang mendukung program tersebut.

Ia menyebut Program One Day One Ayat menjadi bagian dari upaya membangun fondasi karakter generasi muda Pidie agar tetap berpegang pada nilai-nilai Al-Qur’an di tengah perkembangan zaman.

Komitmen pembangunan Masjid Al-Falah tersebut juga berjalan seiring dengan agenda Pemerintah Kabupaten Pidie dalam memperkuat pembangunan bidang keagamaan, termasuk proses penegerian Kampus Al Hilal Sigli.

Sarjani bersama Wakil Bupati Alzaizi menegaskan visi pembangunan daerah, yakni “Terwujudnya masyarakat Pidie yang islami, adil, maju, sejahtera dan berkelanjutan.”

Untuk mewujudkan visi tersebut, Sarjani mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

Puncak Peuingat Uroe Lahe Pidie ke-515 turut dihadiri Gubernur Aceh yang diwakili Kepala DPMPTSP Aceh, para bupati/wali kota, perwakilan Pangdam Iskandar Muda, perwakilan Wali Nanggroe, pimpinan dan anggota DPRK Pidie, Direktur BAS Aceh, Forkopimda Pidie, pengurus TP PKK Aceh, staf ahli dan asisten Setdakab Pidie, para kepala SKPK, ketua lembaga keistimewaan, camat serta kepala bagian Setdakab Pidie.

Bagi masyarakat Pidie, Masjid Agung Al-Falah diharapkan kelak bukan hanya berdiri sebagai bangunan monumental di jantung Kota Sigli, tetapi menjadi pusat denyut kehidupan keislaman, tempat ibadah, pembinaan generasi dan ruang bertemunya nilai agama dengan kehidupan masyarakat. (Id69)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement