Breaking News
Memuat breaking news...

Bupati Safaruddin Ajak Warga Hidupkan Masjid, Jadikan Salat Prioritas Utama

Redaksi
Redaksi
Rabu, 19 Agustus 2026 - 3.59 PM WIB
Bupati Safaruddin Ajak Warga Hidupkan Masjid, Jadikan Salat Prioritas Utama
Bupati Abdya. Safaruddin,  menyampaikan tausiah kepada jamaah seusai Salat Subuh berjamaah di Masjid Baitul Qahar, Gampong Durian Rampak, Kecamatan Susoh, Rabu (19/8).Waspada.id/Syafrizal
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BLANGPIDIE (Waspada.id): Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Dr. Safaruddin, S.Sos, MSP, mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dan membangun kebiasaan salat berjamaah, dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan tersebut disampaikan Safaruddin, saat memberikan tausiah setelah melaksanakan Salat Subuh berjamaah di Masjid Baitul Qahar, Gampong Durian Rampak, Kecamatan Susoh, Rabu (19/8) pagi.

Di hadapan jamaah, Safaruddin menekankan bahwa, salat bukan sekadar kewajiban yang harus ditunaikan, tetapi juga memiliki peran penting, dalam membentuk kedisiplinan, akhlak dan ketenteraman hidup.

Menurutnya, ketika salat dijaga secara konsisten, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, diharapkan tercermin dalam perilaku sehari-hari, baik dalam kehidupan keluarga maupun bermasyarakat. “Salat adalah tiang agama. Karena itu, jangan sampai kesibukan membuat kita lalai. Mari kita jadikan salat sebagai prioritas dalam kehidupan,” kata Safaruddin.

Ia juga mengingatkan bahwa, salat merupakan salah satu amal yang sangat penting, dalam pertanggungjawaban seorang muslim di akhirat. Karena itu, kewajiban tersebut hendaknya tidak ditinggalkan dalam keadaan apa pun.

Safaruddin menyoroti pentingnya keterlibatan generasi muda, dalam memakmurkan masjid. Ia berharap masjid tidak hanya ramai pada momentum tertentu, tetapi menjadi tempat yang hidup dengan kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan. “Jangan biarkan masjid sepi. Kalau masjid makmur, insyaAllah syiar Islam akan semakin kuat dan hubungan antarwarga juga semakin erat,” ujarnya.

Ia menilai, kebiasaan salat berjamaah, terutama Salat Subuh, perlu terus ditumbuhkan di tengah masyarakat. Menurutnya, pembiasaan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari penguatan kehidupan keagamaan, tetapi juga dapat melatih kedisiplinan sejak dini.

Dalam kesempatan itu, Safaruddin turut mengingatkan para orang tua, agar pendidikan agama anak tidak sepenuhnya dibebankan kepada sekolah atau lembaga pendidikan.

Keluarga, kata dia, merupakan lingkungan pertama dan paling menentukan dalam membentuk kebiasaan anak, termasuk dalam menjalankan ibadah. “Anak-anak harus dibiasakan salat sejak kecil. Orang tua memiliki peran penting untuk memberi contoh sekaligus membimbing anak-anaknya,” katanya.

Safaruddin berharap pola pembinaan tersebut, dapat melahirkan generasi Abdya yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan dan akhlak yang baik.

Usai Salat Subuh dan tausiah, Safaruddin bersama Wakil Bupati Abdya H. Zaman Akli, Plt Sekda Amrizal, para asisten, staf ahli, kepala SKPK, serta unsur terkait lainnya, melanjutkan silaturahmi dengan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut ditutup dengan sarapan bersama.(id82)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement