Bupati Safaruddin Pastikan Cadangan Beras Abdya AmanBupati Safaruddin Pastikan Cadangan Beras Abdya Aman

BLANGPIDIE (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), memastikan ketersediaan beras di daerah itu, dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepastian tersebut diperoleh setelah Bupati Abdya, Dr. Safaruddin, turun langsung meninjau gudang Perum Bulog Kantor Cabang Blangpidie, pasar tradisional, hingga salah satu kilang padi di Kecamatan Blangpidie, Selasa (4/8).
Peninjauan dilakukan sebagai langkah antisipatif, untuk memastikan rantai pasok pangan tetap terjaga, sekaligus memantau kondisi stok dan distribusi beras, ditengah aktivitas perdagangan yang terus berjalan.
Kunjungan diawali di Gudang Perum Bulog Kantor Cabang Blangpidie. Rombongan disambut Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Blangpidie, Nurul Iranda Sari, yang memaparkan kondisi persediaan beras serta kesiapan Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Abdya.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati turut didampingi Wakil Ketua DPRK Abdya Tgk. Mustiari (Mus Seudong), Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rahwadi, Asisten Administrasi Umum Rizal, Kepala Dinas Pertanian Hendri Yadi, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Zedi Saputra, Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Hamdani, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Usai dari Bulog, rombongan melanjutkan pemantauan ke pasar dan Kilang Padi Laris, untuk melihat secara langsung aktivitas perdagangan, distribusi, serta ketersediaan beras di tingkat pelaku usaha.
Dari hasil peninjauan tersebut, Safaruddin menegaskan bahwa, kondisi stok beras di Kabupaten Abdya berada pada level yang aman.
"Hasil peninjauan menunjukkan stok beras di Aceh Barat Daya sangat memadai dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemerintah akan terus memantau kondisi ini agar stabilitas pasokan maupun harga tetap terjaga," ujar Safaruddin.
Selain memastikan ketersediaan pangan, kunjungan tersebut juga menjadi momentum memperkuat komitmen pemerintah daerah, dalam mendukung hasil produksi petani lokal.
Wakil Ketua DPRK Abdya Tgk. Mustiari menilai keberpihakan terhadap beras produksi petani daerah, harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, pasar lokal perlu didorong agar lebih mengutamakan penyerapan beras hasil petani Abdya sehingga perputaran ekonomi daerah semakin kuat.
Ia juga meminta Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG), memastikan seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Abdya, menggunakan beras premium produksi lokal.
Menurut Mustiari, kebijakan tersebut bukan hanya menjaga stabilitas harga gabah dan beras petani, tetapi juga menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. "Kami berharap, pemerintah mendorong pelaku pasar, agar mengutamakan beras lokal. Begitu juga Satgas MBG, sehingga seluruh dapur SPPG di Abdya, menggunakan beras premium hasil produksi petani daerah. Dengan begitu, manfaat program nasional juga akan dirasakan langsung oleh petani kita," katanya.(id82)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda