Bupati Safaruddin Tagih Kontribusi 2 Anggota DPRA Untuk AbdyaBupati Safaruddin Tagih Kontribusi 2 Anggota DPRA Untuk Abdya

BLANGPIDIE (Waspada.id): Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Dr. Safaruddin, S.Sos., M.S.P, melontarkan kritik terbuka, kepada dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) asal Abdya.
Di hadapan sejumlah pejabat dan tamu undangan, ia mempertanyakan kontribusi nyata kedua legislator tersebut, terhadap pembangunan daerah.
Pernyataan itu disampaikan Safaruddin saat menghadiri peluncuran aplikasi My Tirta Abdya, yang digelar Perumdam Tirta Abdya, Jumat (31/7).
Dalam sambutannya, Safaruddin menilai perhatian publik selama ini lebih banyak tertuju pada pemerintah kabupaten, sementara peran wakil rakyat di tingkat provinsi, jarang menjadi sorotan.
Ia mengaku, ketika masih menjabat sebagai anggota DPRA, dirinya mampu memperjuangkan anggaran pembangunan untuk Abdya, dengan nilai mencapai lebih dari Rp100 miliar. "Sekarang ini kenapa dua anggota DPRA asal Abdya tidak dikritik? Saya mampu membawa pulang anggaran lebih dari Rp100 miliar untuk Abdya, selama menjabat anggota DPRA," ujar Safaruddin.

Kegiatan launching My Tirta Abdya, Jumat (31/7).Waspada.id/Syafrizal
Ia kemudian mempertanyakan capaian dua legislator, yang kini mewakili Abdya di parlemen Aceh. "Kemana mereka? Apa yang sudah mereka bawa pulang untuk Abdya?" katanya.
Menurut Safaruddin, seluruh pemangku kepentingan, baik eksekutif maupun legislatif, harus memiliki tanggung jawab yang sama, dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Karena itu, penilaian terhadap kinerja pejabat publik, harus dilakukan secara objektif. "Kalau memang ingin membangun Abdya, kita harus objektif. Jangan hanya melihat satu sisi. Semua pihak yang memiliki kewenangan, harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah," tegasnya.
Di sisi lain, Safaruddin memberikan apresiasi kepada Perumdam Tirta Abdya, yang dinilainya terus melakukan inovasi, dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui digitalisasi.
Pada kesempatan tersebut, Perumdam Tirta Abdya secara resmi meluncurkan aplikasi My Tirta Abdya, sebuah platform layanan digital, yang dirancang untuk mempermudah pelanggan mengakses berbagai layanan perusahaan air minum daerah secara daring.
Melalui aplikasi yang telah tersedia di Play Store dan App Store, pelanggan dapat mengecek tagihan air, melihat riwayat pembayaran, menyampaikan pengaduan, memantau penggunaan air, hingga memperoleh informasi layanan Perumdam secara cepat dan transparan.
Safaruddin berharap, inovasi tersebut menjadi contoh bagi seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di lingkungan Pemkab Abdya, agar terus menghadirkan terobosan pelayanan publik berbasis teknologi.
Menurutnya, transformasi digital merupakan bagian penting, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, transparan, serta mampu memberikan pelayanan yang semakin mudah dan berkualitas kepada masyarakat.(id82)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda