Breaking News
Memuat breaking news...

Bupati Salim Fakhry Apresiasi Pemerintah Aceh Soal Pelaksanaan Festival Kakao di Aceh Tenggara

Redaksi
Redaksi
Minggu, 9 Agustus 2026 - 11.16 PM WIB
Bupati Salim Fakhry Apresiasi Pemerintah Aceh Soal Pelaksanaan Festival Kakao di Aceh Tenggara
Bupati Salim Fakhry saat foto bersama. Waspada/Seh Muhammad Amin
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KUTACANE (Waspada.id): Bupati HM Salim Fakhry, SE, MM menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Festival Kakao dan Pasar Tani di lapangan Pemuda Babussalam Aceh Tenggara, Minggu (9/8).

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan potensi kakao Aceh Tenggara sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

“Kakao bukan hanya tanaman perkebunan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan dan penghidupan masyarakat. Karena itu, salah satu komoditas yang harus terus kita dorong adalah kakao,” ujar Bupati.

Ia mengatakan, pengembangan kakao harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya dengan meningkatkan produksi bahan baku, tetapi juga melalui diversifikasi dan pengembangan berbagai produk olahan.

“Kita ingin nilai kakao menjadi lebih luas, tidak hanya dalam bentuk hasil perkebunan, tetapi juga dikembangkan menjadi berbagai olahan makanan dan minuman,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara akan terus mendorong peningkatan kualitas produksi melalui penggunaan bibit unggul serta pengembangan produk turunan kakao.

“Kami akan terus menjaga kualitas produksi kakao melalui penggunaan bibit unggul dan meningkatkan produk olahan kakao. Insyaallah, kerja sama yang baik ini akan terus terjalin untuk menjadikan Aceh Tenggara semakin maju,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara yang telah menjadi tuan rumah Duek Pakat Kakao Aceh ke-XIII.

Ia menyebutkan, Festival Kakao menjadi momentum penting dalam memperkuat pengembangan kakao Aceh, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan memperluas peluang pemasaran.

Menurutnya, pelaksanaan tahun ini memiliki keistimewaan karena rangkaian kegiatan yang biasanya berlangsung satu hari, di Aceh Tenggara dilaksanakan selama dua hari dengan berbagai agenda pendukung.

Kepala Dinas Pertanian Aceh Tenggara, Riskan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan keunggulan kakao daerah sekaligus mendorong peningkatan nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Ini merupakan momen untuk kita bersama-sama meningkatkan kakao agar mampu memberikan nilai tambah, meningkatkan pendapatan masyarakat dan ke depan dapat menembus pasar ekspor,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan juga diarahkan untuk mengedukasi petani, mengembangkan produk turunan kakao, serta meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing UMKM pengolahan cokelat.

“Kita ingin kakao tidak berhenti pada produksi bahan baku, tetapi berkembang menjadi berbagai produk turunan yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, pengembangan kakao membutuhkan kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, petani, pelaku usaha, UMKM dan berbagai pihak terkait.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Rujiyanto Dwi Puernomo, mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kegiatan dan memastikan rangkaian acara berlangsung aman, tertib dan lancar.

Melalui Festival Kakao dan Pasar Tani, Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara berkomitmen memperkuat kualitas dan produktivitas kakao, mengembangkan produk olahan, serta memperluas akses pasar.

Kakao diharapkan menjadi komoditas unggulan Aceh Tenggara yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat dan menembus pasar yang lebih luas.

Kegiatan juga dimeriahkan berbagai stand produk kakao dan UMKM serta pembagian doorprize berupa alat semprot, kulkas, kipas angin, setrika, TV, hingga dua unit sepeda motor sebagai hadiah utama.

Festival Kakao dan Pasar Tani tersebut dihadiri Anggota DPR Aceh, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, Ketua Forum Kakao Aceh (FKA), unsur Forkopimda, pejabat eselon II dan III, petani kakao, pelaku UMKM serta sejumlah pihak terkait. (id80)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement