Breaking News
Memuat breaking news...

Bupati Samosir Hadirkan Listrik di Desa Terpencil

Redaksi
Redaksi
Selasa, 8 September 2026 - 3.59 PM WIB
Bupati Samosir Hadirkan Listrik di Desa Terpencil
BUPATI Samosir melaksanakan kunjungan ke Dusun Pinal, Bahal-bahal, Desa Hasinggaan, Kec. Sianjur Mula-mula. Waspada.id/Sitorus.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

SAMOSIR (Waspada.id): Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak PLN mengunjungi Dusun Pinal, Bahal-bahal Bahal, Desa Hasinggaan, Selasa (8/9). Kunjungan tersebut disambut hangat oleh masyarakat setempat.

Dalam kunjungannya, Bupati Vandiko menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir bersama PLN akan mendorong percepatan penyediaan jaringan listrik di wilayah tersebut.

Vandiko mengatakan, pembangunan jaringan listrik tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang selama ini berharap agar wilayah mereka dapat menikmati akses listrik.

"Hari ini kami melaksanakan kunjungan lapangan dan didampingi teman-teman dari PLN. Ini adalah usulan dari masyarakat Hasinggaan yang memohon agar desa ini dialiri listrik. Sedikit informasi, ada tiga dusun yang belum teraliri listrik, yaitu Dusun Bahal-bahal, Pinal, dan Lagundi," ujar Vandiko.

Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya membuka akses terhadap wilayah yang sebelumnya tergolong sulit dijangkau. Selain pembangunan infrastruktur dasar, penyediaan listrik menjadi salah satu kebutuhan penting yang diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan perekonomian masyarakat.

"Perencanaan kita untuk daerah ini, memang daerah ini terisolir dan hanya bisa dilalui melalui jalur danau. Untuk itu, kami dari Pemkab Samosir sebelumnya sudah membangun jembatan dan saat ini juga sedang membangun jalan. Karena sudah bisa dilalui kendaraan, maka selanjutnya kita mendorong agar listrik dapat dialirkan ke dusun ini," jelasnya.

Bupati Vandiko berharap masyarakat turut mendukung proses pembangunan jaringan listrik tersebut, sehingga pekerjaan di lapangan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Bukit Barisan, Vilanda, mengatakan pihaknya telah mendengar aspirasi masyarakat terkait kebutuhan listrik di Desa Hasinggaan.

Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat, sehingga PLN memberikan perhatian terhadap rencana penyediaan listrik di wilayah tersebut.

"Kami sudah memberikan perhatian penuh terhadap ketersediaan listrik. Tentunya akan disuplai ke Desa Hasinggaan secara menyeluruh, termasuk tiga dusun ini. Jumlahnya sekitar 150 kepala keluarga yang akan dialiri listrik," katanya.

Ia menjelaskan, proses pembangunan jaringan listrik akan melalui sejumlah tahapan yang harus dilakukan terlebih dahulu. PLN menargetkan pekerjaan tersebut dapat diselesaikan sebelum Natal 2026.

"Kami menargetkan pekerjaan arus listrik ini selesai sebelum Natal 2026. Kami meminta dukungan kepada bapak dan ibu semua agar kami bisa melakukan pekerjaan dengan lancar, sehingga kami dapat menyelesaikannya sesuai dengan target," ungkapnya.

Bagi masyarakat setempat, rencana masuknya jaringan listrik menjadi penantian panjang. Salah seorang warga bermarga Boru Samosir mengaku bersyukur dan menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kampung mereka.

"Sudah 81 tahun saya menunggu ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Vandiko yang telah memperhatikan kampung kami untuk membangun aliran listrik," ungkapnya. (Str)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement