Breaking News
Memuat breaking news...

Bupati Tapsel Ajak Perangi 3 Masalah Rakyat

Redaksi
Redaksi
Rabu, 22 Juli 2026 - 11.39 PM WIB
Bupati Tapsel Ajak Perangi 3 Masalah Rakyat
Bupati Tapsel ajak warga perangi persoalan pokok permasalahan masyarakat.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BATANG ANGKOLA (Waspada.id): Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi tiga persoalan utama yang dinilai menghambat kemajuan masyarakat, yakni narkoba, rentenir, dan kemiskinan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pengajian Akbar Bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Masyitoh di Lapangan SMP Negeri 3, Desa Hurase, Kecamatan Batang Angkola, Rabu (22/7/2026).

Menurut Bupati Tapsel, perang yang dimaksud bukanlah perang secara fisik, melainkan gerakan bersama untuk melawan narkoba, rentenir, dan kemiskinan.

Pertama, Bupati mengajak seluruh masyarakat, khususnya keluarga, untuk bersama-sama melawan penyalahgunaan narkoba.

Pemkab Tapsel, kata dia, akan terus memperkuat sinergi dengan BNN, kepolisian dan para ulama dalam upaya mencegah serta memberantas peredaran narkoba.

Bupati menyampaikan keprihatinannya terhadap masyarakat yang terjerat pinjaman dengan bunga tinggi dari lembaga pembiayaan informal. Ia menyebut persoalan tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi ekonomi, tetapi juga berpotensi mengganggu keharmonisan rumah tangga.

Untuk itu, Pemkab Tapsel mendorong masyarakat agar beralih ke pembiayaan yang lebih terjangkau melalui program KUR Berkah Bank Sumut.

Bupati menyebut, program tersebut menjadi salah satu solusi untuk membantu masyarakat keluar dari jeratan pinjaman berbunga tinggi.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemkab Tapsel tengah melakukan pendataan terhadap masyarakat yang terjerat pinjaman rentenir. Bahkan, kinerja desa ke depan akan turut diarahkan pada upaya membantu masyarakat keluar dari jeratan pinjaman berbunga tinggi.

“ADD ke desa akan kita lihat kinerjanya, termasuk seberapa banyak masyarakat di desanya yang bisa diselamatkan dari jeratan rentenir dan dialihkan ke pembiayaan yang lebih manusiawi,” jelasnya.

Sementara perang ketiga yang disampaikan Bupati adalah melawan kemiskinan. Menurutnya, Tapanuli Selatan sebagai daerah yang terdampak bencana harus segera bangkit melalui penguatan ekonomi masyarakat.

Pemerintah telah menyiapkan berbagai dukungan pembiayaan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha, termasuk pembiayaan dengan bunga nol persen bagi masyarakat Tapsel yang terdampak bencana dan ingin berusaha.

Ia mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan-lahan yang masih tidur dengan mengembangkan sektor pertanian, khususnya tanaman jagung.

Komoditas yang dapat memberikan keuntungan besar. Keuntungan per hektare bisa mencapai Rp20 juta hingga Rp25 juta,” ungkapnya.

Bupati menjelaskan, pengembangan jagung tersebut akan diintegrasikan dengan sektor peternakan. Pemkab Tapsel juga mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk berperan sebagai offtaker atau penampung hasil produksi masyarakat.

Sementara pimpinan Cabang Pembantu Bank Sumut Sayurmatinggi Trikurniawan turut menyampaikan sejumlah program pembiayaan yang dapat dimanfaatkan masyarakat, di antaranya KUR Berkah, KUR Jagung, serta KUR untuk pengembangan usaha masyarakat.

Ia menjelaskan, KUR Berkah merupakan program pembiayaan khusus yang saat ini menjadi pilot project di Kabupaten Tapanuli Selatan dengan bunga sebesar 8 persen per tahun.

Untuk kelompok perempuan, pembiayaan dapat diajukan secara berkelompok dengan anggota sekitar 6 hingga 10 orang dan plafon hingga Rp20 juta per orang, disertai pendampingan usaha dari Bank Sumut.

Selain itu, Bank Sumut juga menyediakan KUR Jagung bagi petani. Melalui program ini, petani mendapatkan pembiayaan untuk modal tanam serta pendampingan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Pembayaran angsuran dilakukan setelah masa panen dan hasil produksi jagung diserap oleh offtaker.(Id45)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement