Bupati Tapsel Kukuhkan PaskibraBupati Tapsel Kukuhkan Paskibra

TAPSEL (Waspada.id): Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu mengukuhkan Tim Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) untuk hari Kemerdekaan ke-81 di Gedung Serbaguna komplek pusat pemerintahan daerah di Kecamatan Sipirok, Sabtu (15/8/2026).
Pengukuhan tersebut merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kabupaten Tapanuli Selatan. Sebanyak 68 anggota Paskibra dikukuhkan, terdiri dari 36 laki-laki dan 32 perempuan. Selain itu, turut disiapkan lima orang pendamping bendera dari Batalyon C Brimob Polda Sumatera Utara.

Dalam arahannya, Bupati Gus Irawan menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibra yang telah terpilih dan menjalani rangkaian pembinaan hingga tahap pengukuhan.
Ia menegaskan, anggota Paskibra bukan sekadar siswa-siswi yang mendapat tugas mengibarkan dan menurunkan Sang Merah Putih, tetapi merupakan putra-putri terbaik Tapanuli Selatan yang dipercaya mengemban amanah dalam momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia.
“Kepercayaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Karena di tangan kalian, Merah Putih akan dikibarkan dengan penuh kehormatan. Di langkah kalian akan tercermin kedisiplinan dan melalui sikap kalian masyarakat akan melihat wajah generasi muda Tapanuli Selatan,” ujar Gus Irawan.
Bupati berpesan agar seluruh anggota Paskibra menjalankan tugas dengan penuh disiplin, tanggung jawab, keikhlasan dan kebanggaan. Ia juga mengingatkan agar pengukuhan tidak dipandang hanya sebagai seremoni, melainkan menjadi momentum untuk menghayati makna Merah Putih dan menghargai perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.
“Jangan pernah menganggap pengukuhan ini hanya sebagai sebuah seremoni. Resapi ikrar yang telah kalian ucapkan, hayati makna Merah Putih yang akan kalian kibarkan, dan tanamkan dalam hati bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini diperoleh melalui perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa,” katanya.
Para anggota Paskibra sebelumnya telah mengikuti rangkaian seleksi, pembinaan, pendidikan, latihan fisik, mental serta pembentukan karakter. Pelatihan berlangsung sejak 2 hingga 14 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Baharuddin, Kecamatan Angkola Muaratais. Para pelatih terdiri dari personel TNI Angkatan Darat, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) dan pamong.

Menurut Bupati, berbagai tahapan tersebut menjadi bekal penting bagi anggota Paskibra untuk membangun kedisiplinan, kerja keras, kebersamaan dan keteguhan mental.
Ia meminta nilai-nilai tersebut tidak berhenti setelah tugas pengibaran bendera pada 17 Agustus selesai. Disiplin harus menjadi kebiasaan, kejujuran menjadi karakter, tanggung jawab menjadi prinsip, gotong royong menjadi budaya dan nasionalisme menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Gus Irawan juga mendorong para anggota Paskibra sebagai generasi penerus bangsa untuk terus belajar, meningkatkan prestasi, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tetap menjunjung tinggi nilai agama, adat, budaya, sopan santun dan kearifan lokal.
“Jadilah generasi muda Tapanuli Selatan yang beriman, berkarakter, berintegritas, berprestasi, disiplin, tangguh dan pantang menyerah. Jadilah generasi yang mampu menjaga persatuan dan kesatuan,” pesannya.
Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa memasuki usia ke-81 kemerdekaan Indonesia, perjuangan generasi saat ini bukan lagi melalui peperangan, melainkan dengan mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, prestasi, inovasi, kerja keras, persatuan dan pengabdian.

“Bagi kalian sebagai pelajar, perjuangan itu diwujudkan dengan belajar sungguh-sungguh. Bagi generasi muda, perjuangan itu diwujudkan dengan berkarya dan berprestasi. Dan bagi kita semua, perjuangan itu diwujudkan dengan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, daerah dan negara,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para pelatih, pembina, panitia serta seluruh pihak yang telah mencurahkan waktu, tenaga, pikiran dan kesabaran dalam membimbing anggota Paskibra. Apresiasi juga disampaikan kepada para orang tua yang memberikan doa, dukungan, motivasi dan kepercayaan kepada putra-putrinya.

Kepada seluruh anggota Paskibra, Gus Irawan berpesan untuk menjaga nama baik Paskibra, keluarga, sekolah dan Kabupaten Tapanuli Selatan, serta yang paling utama menjaga kehormatan Merah Putih.
“Jadikan pengalaman sebagai anggota Paskibra sebagai bekal untuk menjadi pemimpin di masa depan. Jangan takut bermimpi besar, jangan takut bekerja keras dan jangan takut menghadapi tantangan. Jangan pernah menyerah sebelum mencapai yang dicita-citakan,” tegasnya.
Ia berharap seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 di Kabupaten Tapanuli Selatan dapat berlangsung lancar, tertib, khidmat dan sukses.

Pengukuhan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Selatan Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekda Tapsel Sofyan Adil Siregar, para Asisten, Staf Ahli Bupati dan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Tapsel, perwakilan TNI/Polri, serta para pelatih, pembina dan panitia Paskibra.(Id45)
























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda