Bupati Tapsel Tegaskan Budaya Antikorupsi pada BawahannyaBupati Tapsel Tegaskan Budaya Antikorupsi pada Bawahannya

TAPSEL (Waspada.id): Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menegaskan komitmen antikorupsi kepada bawahannya. Bagi yang ketahuan akan diserahkan untuk diproses Aparat Penegak Hukum (APH).
Hal itu ditegaskannya pada sosialisasi Edukasi Antikorupsi, Kebijakan Antikorupsi, serta Asistensi Fraud Risk Assessment (FRA) Strategis Pemerintah Daerah dan Operasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tapsel.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Sarasi Lantai III Kantor Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok, Selasa (18/8/2026).

Dibuka langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, kegiatan menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Tubagus Syahputra.
Dalam bimbingan dan arahannya, Bupati Gus Irawan menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Tapsel untuk membangun budaya risiko, memperkuat sistem pengawasan internal, sekaligus mencegah potensi terjadinya fraud dan korupsi.
“Bagi saya, acara ini sangat penting. Ini merupakan lanjutan dari program kita untuk membangun budaya risiko di Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan,” ujar Gus Irawan.
Menurutnya, pembangunan budaya risiko harus diawali dengan sistem manajemen risiko dan sistem pengawasan internal yang baik. Namun, sistem yang telah dibangun harus benar-benar diterapkan secara konsisten agar tidak berhenti sebatas aturan dan dokumen.
Ia menekankan bahwa sistem yang baik tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila tidak dijalankan secara disiplin. (Id45)


























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda