Breaking News
Memuat breaking news...

Cadangan Devisa RI Turun Jadi US$146,2 Miliar

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 9 Mei 2026 - 8.17 AM WIB
Cadangan Devisa RI Turun Jadi US$146,2 Miliar
Foto ilustrasi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada April 2026 turun sebesar US$2 miliar menjadi US$146,2 miliar.

Penurunan tersebut dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah serta langkah stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.

Selain itu, penurunan cadangan devisa juga berkaitan dengan kondisi penerimaan pajak dan jasa, serta penerbitan surat utang global atau global bond pemerintah.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso mengatakan, langkah stabilisasi nilai tukar rupiah dilakukan untuk mengantisipasi gejolak pasar keuangan global yang masih meningkat.

“Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” ungkap Ramdan dalam keterangan resmi, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, posisi cadangan devisa pada akhir April 2026 setara dengan pembiayaan 5,8 bulan impor atau 5,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka tersebut masih berada di atas standar kecukupan internasional yang berada di kisaran tiga bulan impor.

BI juga memandang ketahanan sektor eksternal Indonesia ke depan tetap terjaga, ditopang oleh cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing yang masih positif.

Kondisi itu dinilai sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkas Ramdan. (invid)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement