Breaking News
Memuat breaking news...

Cegah Ancaman DBD, Kecamatan Teluk Mengkudu Lakukan Fogging

Redaksi
Redaksi
Jumat, 9 Oktober 2026 - 10.53 AM WIB
Cegah Ancaman DBD, Kecamatan Teluk Mengkudu Lakukan Fogging
Petugas Kaur Desa melakukan penyemprotan fogging DBD di dusun I Desa Pasar Baru, Jumat (9/10/2026), Waspada.id/Bambang
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

SERGAI (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) menggelar gotong royong massal dengan melibatkan Kecamatan Teluk Mengkudu sebagai salah satu wilayah sasaran penanganan ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan malaria, Jumat (9/10/2026) pagi.

Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), terutama di Desa Pasar Baru dan sekitarnya.

Camat Teluk Mengkudu Wein Arfandy bersama Pj Kades Pasaribu dan Kades Mata Pao serta OPD turut melakukan gotong royong massal, Jumat (9/10).Waspada.id/Bambang

Wein Arfandy SE, M.AP Camat Teluk Mengkudu mengatakan, kegiatan ini agar masyarakat meningkatkan kesadaran terhadap PHBS dan menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat, sehingga dapat meminimalkan berbagai penyakit, terutama DBD dan malaria.

"Untuk mencegah penyebaran DBD, dilakukan penyemprotan fogging. Sementara untuk mengendalikan malaria, petugas telah menaburkan ABATE di parit-parit wilayah Desa Pasar Baru," ujarnya ditemui Waspada.id di sela kegiatan ini.

Camat Teluk Mengkudu memimpin apel persiapan gotong royong massal di sepanjang jalan desa Mata Pao dan Pasar Baru, Jumat (9/10). Waspada.id/Bambang

Ia mengatakan masyarakat diharapkan ikut menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membiarkan tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

"Harapannya masyarakat dapat bekerjasama dalam menjaga lingkungan untuk mengantisipasi penyebaran DBD dan malaria,," tukasnya. (bs)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement