Breaking News
Memuat breaking news...

Cipayung Plus Sumut Apresiasi Kinerja Pertamina Patra Niaga Sumbagut

Redaksi
Redaksi
Jumat, 4 September 2026 - 6.58 AM WIB
Cipayung Plus Sumut Apresiasi Kinerja Pertamina Patra Niaga Sumbagut
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Cipayung Plus Sumatera Utara mengapresiasi kinerja PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dalam menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi energi bagi masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Sumatera Utara, yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).

Menurut Cipayung Plus Sumut, berbagai langkah yang dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam menjaga pasokan BBM dan LPG merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi, khususnya di wilayah Sumatera Utara dan kawasan Sumbagut secara umum.

Pertamina dinilai terus melakukan penguatan sistem distribusi, menjaga ketersediaan stok, serta membangun koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Sejumlah upaya juga dilakukan Pertamina sepanjang 2026, termasuk memperkuat stok dan pengawasan distribusi BBM serta LPG pada periode Ramadan dan Idulfitri. Ketersediaan energi bagi sektor transportasi, kelistrikan, industri, dan pelayanan publik juga menjadi perhatian dalam menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan.

Ketua PKC PMII Sumatera Utara, M. Agung Prabowo, mengatakan Pertamina memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi. Menurutnya, ketersediaan energi bukan hanya berkaitan dengan kepentingan bisnis, melainkan menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan keberlangsungan berbagai sektor ekonomi.

“Kami mengapresiasi upaya Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam menjaga ketahanan energi di Sumatera Utara. BBM dan LPG merupakan kebutuhan yang sangat dekat dengan masyarakat. Ketika distribusinya berjalan baik, maka aktivitas transportasi, UMKM, industri, nelayan, petani hingga pelayanan publik juga ikut terbantu,” ujar Agung.

Ia menilai penguatan koordinasi antara Pertamina, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat dan kelompok mahasiswa perlu terus dilakukan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi salah satu kunci dalam mengantisipasi berbagai persoalan distribusi energi di lapangan.

“Mahasiswa tentu tetap menjalankan fungsi kontrol sosial. Apresiasi bukan berarti menghilangkan kritik. Justru kami ingin mendorong agar Pertamina terus terbuka terhadap masukan masyarakat dan semakin cepat merespons apabila terjadi persoalan di lapangan,” tambahnya.

Senada dengan itu, Ketua DPD IMM Sumatera Utara, Rahmat Taufiq Pardede, menilai kinerja Pertamina Sumbagut patut diapresiasi mengingat luasnya wilayah operasional serta beragamnya kondisi geografis yang menjadi tantangan dalam proses distribusi energi.

“Menurut kami, tantangan distribusi energi di Sumatera Utara tidak sederhana. Karena itu, langkah Pertamina dalam memperkuat monitoring, armada distribusi, stok dan koordinasi lintas sektor merupakan hal positif. Yang paling penting adalah bagaimana kebijakan dan langkah tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Rahmat.

Rahmat juga mendorong Pertamina untuk terus meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat, terutama ketika terjadi perubahan kondisi pasokan atau gangguan dalam proses distribusi.

Sementara itu, Ketua DPD GMNI Sumatera Utara, Armando Sitompul, menilai energi merupakan salah satu fondasi utama dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, kelancaran distribusi BBM dan LPG memiliki dampak langsung terhadap berbagai sektor, mulai dari transportasi, perdagangan, industri hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

“Energi adalah bagian penting dari roda perekonomian. Ketika pasokan energi terjaga, mobilitas masyarakat, kegiatan industri, perdagangan dan aktivitas ekonomi lainnya dapat berjalan lebih baik. Karena itu, kami mengapresiasi kerja Pertamina Sumbagut yang terus melakukan penguatan distribusi dan pelayanan,” ujar Armando.

Ia berharap Pertamina terus meningkatkan inovasi dan efisiensi pelayanan, sekaligus memperhatikan aspek keselamatan kerja serta keberlanjutan dalam pengelolaan energi.

Hal serupa disampaikan Ketua KAMMI Sumatera Utara, Irham Saddani Rambe. Ia menilai upaya menjaga ketahanan energi harus menjadi agenda bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Kami melihat upaya menjaga ketahanan energi tidak bisa dibebankan hanya kepada Pertamina. Pemerintah, masyarakat, aparat, dunia usaha dan kelompok masyarakat sipil harus memiliki tanggung jawab bersama. Kami mengapresiasi Pertamina Sumbagut yang terus membangun koordinasi dan melakukan langkah antisipatif untuk menjaga distribusi energi,” tutur Irham.

Menurut Irham, edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan energi secara bijak juga perlu terus ditingkatkan. Ketahanan energi, katanya, tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pasokan, tetapi juga penggunaan energi secara efisien dan bertanggung jawab.

Cipayung Plus Sumut juga mencatat, persoalan distribusi BBM sempat terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Juli 2026. Kondisi tersebut menyebabkan antrean dan memunculkan keluhan dari masyarakat.

Perkuat Kordinasi

Dalam menghadapi persoalan tersebut, Pertamina melakukan sejumlah langkah optimalisasi distribusi, di antaranya memperkuat koordinasi, mengoperasikan Fuel Terminal Medan Group selama 24 jam, serta menambah armada mobil tangki untuk mempercepat normalisasi pasokan.

Menurut Cipayung Plus Sumut, dinamika tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama dalam memperkuat sistem distribusi energi di masa mendatang.

“Apresiasi yang kami sampaikan merupakan bentuk penghargaan terhadap kerja dan upaya yang sudah dilakukan. Namun, kami juga berharap setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat menjadi evaluasi agar pelayanan Pertamina semakin baik. Prinsipnya sederhana, energi harus tersedia, distribusinya lancar, tepat sasaran dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang maksimal,” tegas Cipayung Plus Sumatera Utara.

Kelima organisasi mahasiswa tersebut berharap Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dapat terus mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerjanya dalam menjaga ketahanan energi.

Selain itu, komunikasi publik dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dinilai perlu semakin diperkuat agar setiap persoalan terkait pasokan dan distribusi energi dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Cipayung Plus Sumatera Utara menilai kolaborasi antara Pertamina, pemerintah, aparat, dunia usaha dan masyarakat merupakan langkah penting dalam menciptakan sistem energi yang lebih tangguh, responsif dan berkelanjutan.

Dengan sinergi tersebut, ketahanan energi di Sumatera Utara diharapkan dapat terus diperkuat demi menjamin terpenuhinya kebutuhan masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkesinambungan. (id143)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement