Breaking News
Memuat breaking news...

Ciptakan Kebersihan Pantai, Kadis LHK Lhokseumawe Rangkul FPL Teluk Samawi

Redaksi
Redaksi
Kamis, 30 Juli 2026 - 8.46 PM WIB
Ciptakan Kebersihan Pantai, Kadis LHK Lhokseumawe Rangkul FPL Teluk Samawi
Untuk ciptakan kebersihan pantai Ujung Blang, Kamis (30/7), Plt Kadis LHK Lhokseumawe rangkul masyarakat dalam barisan FPL Teluk Samawi di sebuah Kafe Kec. Banda Sakti. (Waspada.id/Zainuddin Abdullah)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LHOKSEUMAWE (Waspada.id): Untuk mendongkrak kesadaran dan menciptakan kebersihan pantai Ujung Blang Kec. Banda Sakti, Plt Kadis LHK Kota Lhokseumawe rangkul masyarakat dalam barisan Forum Peduli Lingkungan Teluk Samawi di Desa Hagu Teungoh, Kamis (30/7).

Karena sering beraktivitas membersihkan pantai dengan inisiatif dan biaya sendiri, akhirnya kegiatan FPL Teluk Samawi telah menarik perhatian Plt Kadis LHK Zulfikar Sarif. Sehingga sang Kadis pun merangkul dan melakukan pertemuan dengan warga yang tergabung dalam FPL Teluk Samawi.

Plt Kadis LHK Zulfikar Sarif mengatakan pihaknya perlu merangkul FPL Teluk Samawi untuk memberi apresiasi dan dukungan untuk menciptakan kebersihan sepanjang pesisir pantai Ujung Blang. Karena selama ini objek wisata paling favorit itu sempat berada dalam kondisi tidak enak dipandang mata. Lantaran berbagai jenis sampah, terutama sampah plastik dan batok kelapa dibuang ke laut. Sehingga sampah tersebut mencemari air laut dan berserakan ditepi pantai serta membuat jumlah pengunjung semakin surut.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pihak DLHK merangkul FPL Teluk Samawi menjadi garda terdepan untuk memberantas sampah. Pihak DLHK akan memberi pembinaan dan pengarahan untuk dapat memilah antara jenis sampah yang dibuang dan sampah yang bisa di daur ulang.

Pihaknya akan menyediakan tempat penampungan sampah dan memilah sampah plastik dan batok kelapa yang bisa diolah menjadi bahan komersil. Hal ini sesuai dengan program Wali Kota Lhokseumawe Sayuti. A. Bakar yakni ‘Broeh jeut keu peng’ artinya sampah menjadi uang.

Zulfikar juga mengaku pihaknya juga melakukan hal yang sama merangkul komunitas warga menjadi relawan peduli lingkungan di Desa Blang Poroh dan Blang Naleung Mameh. Hal ini dilakukan bukan sekadar menciptakan kebersihan lingkungan tapi juga memanfaatkan sampah menjadi bahan yang bisa dikomersilkan.

Zulfikar berharap FPL Teluk Samawi benar-benar serius dan komit melanjutkan perjuangannya menciptakan keindahan pantai dan mengolah sampah menjadi uang.

Kemudian dengan adanya gerakan FPL Teluk Samawi dapat memberi contoh yang baik untuk mendongkrak kesadaran masyarakat agar peduli dengan lingkungannya.

Sementara itu, Ketua FPL Teluk Samawi Muhammad Daud mengatakan aktivitas pembersihan sampah dilakukan demi menarik pengunjung di Pantai Ujung Blang. Bahkan manfaatnya juga untuk membantu para nelayan agar tidak terganggu sampah yang mencemari laut setempat. (id72)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement