Cloudera Meluncurkan Cloudera Blueprints, Menghadirkan NVIDIA Agent Toolkit ke Data Perusahaan di Mana Pun Berada


JAKARTA, ( Waspada.id); 28 Oktober 2026 – Cloudera, satu-satunya perusahaan yang menjalankan AI ke data di mana pun data berada, hari ini mengumumkan peluncuran Cloudera Blueprints, portofolio terbaru solusi AI siap pakai yang dirancang untuk membantu perusahaan mempercepat pengembangan dan penerapan aplikasi AI menggunakan data mereka sendiri. Dikembangkan dari Accelerators for ML Projects (AMPs) yang telah ada, portofolio yang diperluas ini memperkenalkan NVIDIA AI Blueprints yang dibangun dengan NVIDIA Agent Toolkit di Cloudera.
Solusi ini menggabungkan alur kerja reference AI dari NVIDIA dengan kemampuan pengelolaan data, keamanan, dan governance tingkat enterprise dari Cloudera untuk membantu organisasi mengalihkan use case AI dari tahap uji konsep ke tahap penerapan (produksi).
Di saat perusahaan meningkatkan skala AI, mengakses, menyiapkan, dan mengelola data yang dibutuhkan untuk fase produksi masih menjadi tantangan. Hal ini terutama berlaku di industri yang diawasi ketat regulasi, di mana data sensitif tersebar di berbagai lingkungan dan tidak dapat dipindahkan dengan mudah.
Meskipun alur kerja reference AI dapat mempercepat pengembangan awal, mengintegrasikan aplikasi-aplikasi tersebut dengan data perusahaan dan memenuhi ketentuan di fase produksi membutuhkan upaya yang signifikan.
Cloudera Blueprints mengatasi berbagai tantangan ini dengan solusi AI yang telah dikonfigurasi sebelumnya dan berjalan langsung di Cloudera AI, serta menghubungkan alur kerja AI yang telah teruji dengan data dan infrastruktur perusahaan. Berbagai organisasi dapat membangun dan menerapkan aplikasi pada platform yang sama di berbagai lingkungan, termasuk public cloud, pusat data on-premises, dan edge, guna menghadirkan AI secara langsung ke data mereka sekaligus mempertahankan keamanan, governance, dan kontrol yang konsisten.
“Perusahaan-perusahaan sangat antusias untuk melangkah melampaui tahap eksperimen AI, tetapi mengubah prototipe yang menjanjikan menjadi aplikasi yang siap digunakan masih menjadi tantangan, terutama ketika data tersebar di berbagai lingkungan yang kompleks,” ujar Leo Brunnick, Chief Product Officer, Cloudera.
“Melalui Cloudera Blueprints, kami menjembatani kesenjangan tersebut dengan menggabungkan alur kerja AI yang telah teruji dari NVIDIA dengan kapabilitas pengelolaan data, keamanan, dan governance yang dibutuhkan perusahaan untuk menerapkan AI dalam skala besar. Dengan menjalankan AI langsung ke data mereka, di mana pun data tersebut berada, kami membantu organisasi mempercepat pencapaian nilai bisnis dan mengubah inovasi AI menjadi dampak bisnis yang nyata.”
“Seiring dengan pesatnya perkembangan perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam mengadopsi AI, dan berupaya melangkah dari dari uji coba AI ke fase produksi, mereka masih menghadapi tantangan dalam hal governance dan integrasi data,” ujar Sherlie Karnidta, Country Manager, Cloudera Indonesia. “Cloudera Blueprints mengatasi tantangan ini dengan memungkinkan organisasi lokal menerapkan aplikasi AI langsung di tempat data sensitif mereka berada, sehingga menghilangkan biaya, kompleksitas, dan risiko pemindahan data antar environment.
Bersama NVIDIA, kami membantu perusahaan-perusahaan Indonesia menjembatani kesenjangan antara proyek percontohan dan produksi yang aman, sepenuhnya compliant, serta dapat dijalankan dalam skala besar.”
Mempercepat Inovasi AI di Berbagai Industri
Cloudera Blueprints akan segera memanfaatkan lima NVIDIA AI Blueprints di Cloudera yang menyasar aplikasi AI bernilai tinggi di sektor jasa keuangan, layanan kesehatan, telekomunikasi, dan industri lainnya:
Build Your Own Transaction Foundation Model: Membantu lembaga keuangan mengembangkan foundation model berbasis transaksi untuk meningkatkan deteksi penipuan, penilaian risiko, dan pengalaman pelanggan yang dipersonalisasi.
Ambient Healthcare Agents: Mengotomatiskan dokumentasi klinis dengan mengubah percakapan antara pasien dan tenaga kesehatan menjadi catatan klinis yang terstruktur, sekaligus mendukung proses pendaftaran pasien, penjadwalan, dan tanya-jawab.
AI Agent for Telecom Network Configuration Planning: Membantu penyedia layanan telekomunikasi mengoptimalkan performa jaringan melalui agen AI yang merekomendasikan, menerapkan, dan memvalidasi konfigurasi radio access network dengan menggunakan data historis dan real-time.
Synthetic Video Detection: Membantu berbagai organisasi mengidentifikasi konten video buatan AI guna memperkuat kepercayaan digital, verifikasi identitas, dan pencegahan penipuan.
NVIDIA AI Blueprints tambahan akan diintegrasikan ke dalam portofolio Cloudera Blueprints sesuai dengan perkembangan kebutuhan industri dan permintaan pelanggan.
Menghadirkan AI yang Diakselerasi oleh NVIDIA ke Data Perusahaan di Mana Saja Cloudera Blueprints melengkapi alur kerja reference AI dari NVIDIA dengan kapabilitas tingkat enterprise yang dibutuhkan untuk menerapkan dan meningkatkan skala aplikasi AI di lingkungan nyata.
Dengan menggabungkan platform hybrid data dan AI dari Cloudera dengan komputasi terakselerasi NVIDIA, berbagai organisasi dapat memperoleh manfaat berupa:
Jalur yang lebih cepat dari prototipe ke produksi: Solusi siap pakai menyederhanakan penerapan ke tahap produksi dengan cara mengintegrasikan alur kerja AI dengan penyerapan data, data engineering, keamanan, dan governance.
AI di mana pun data perusahaan berada: Menerapkan aplikasi AI di seluruh public cloud, pusat data on-premises, dan edge tanpa perlu memindahkan data sensitif atau yang diawasi ketat oleh regulasi, sekaligus mempertahankan governance, data lineage, dan keamanan yang konsisten.
Akselerasi NVIDIA secara menyeluruh: Memanfaatkan layanan mikro NVIDIA NIM dan model NVIDIA Nemotron melalui Cloudera AI Inference, serta NVIDIA cuDF untuk Apache Spark di Cloudera Data Engineering, guna mengakselerasi workload mulai dari penyiapan data hingga inference.
Fleksibilitas melalui standar terbuka: Mempertahankan kebebasan memilih berbagai model AI, infrastruktur, dan lingkungan penerapan melalui fondasi open source sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu vendor tertentu (vendor lock-in).
“NVIDIA dan Cloudera memiliki komitmen bersama untuk membantu berbagai perusahaan mempercepat adopsi AI dan memaksimalkan nilai investasi mereka,” ujar Pat Lee, Vice President, Strategic Enterprise Partnerships, NVIDIA. “Dengan menggabungkan komputasi terakselerasi dan software stack AI dari NVIDIA dengan platform hybrid data dari Cloudera, kami mempermudah organisasi untuk menjalankan AI di mana pun data mereka berada, baik di cloud, on-premises, maupun di edge.”
Peluncuran Cloudera Blueprints semakin memperluas kolaborasi berkelanjutan antara Cloudera dan NVIDIA untuk membantu berbagai perusahaan mengoperasionalkan AI dalam skala besar. Dengan menggabungkan inovasi AI NVIDIA dengan kemampuan Cloudera dalam mengelola dan mengakses data secara aman di berbagai lingkungan hybrid, kedua perusahaan membantu organisasi mempercepat perolehan nilai bisnis dan mengubah investasi AI menjadi hasil bisnis yang terukur.
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara mempercepat AI engineering Anda, silakan kunjungi Cloudera Blueprints.
Berita Terkait









































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda