Breaking News
Memuat breaking news...

CNG Pengganti LPG 3 Kg Masuk Uji Coba Tahap Ketiga

Redaksi
Redaksi
Jumat, 28 Agustus 2026 - 9.02 AM WIB
CNG Pengganti LPG 3 Kg Masuk Uji Coba Tahap Ketiga
Foto ilustrasi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Pemerintah terus menguji penggunaan compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif pengganti LPG 3 kilogram (kg). Saat ini, sebanyak 17 tabung CNG tengah menjalani pengujian tahap ketiga di Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Melansir CNN Indonesia, Jumat (28/8), Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, proses pengujian masih berlangsung dan ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2026.

"Yang CNG kan sedang diujicoba. Sedang uji coba 17 tabung di Lemigas. Nanti kita lihat 17 tabung ini unjuk kerjanya seperti apa, sedang dievaluasi dalam waktu satu bulan ini," ujar Laode saat ditemui di Gedung DPR RI, Rabu (26/8).

Laode menegaskan pengujian terhadap 17 tabung tersebut merupakan bagian dari tahap ketiga uji coba CNG yang sedang dijalankan pemerintah.

Namun, pemerintah belum menentukan tahapan penggunaan CNG setelah pengujian di Lemigas selesai, termasuk rencana penerapan di daerah-daerah tertentu.

Menurut Laode, pemerintah akan terlebih dahulu menunggu dan mengevaluasi hasil pengujian untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Jadi, seperti Pak Menteri sudah bilang, lagi uji coba tahap ketiga. Nah sekarang sedang kita laksanakan," pungkasnya.

Uji Coba Menyasar UMKM

Sebelumnya, Laode mengungkapkan uji coba penggunaan CNG akan dilakukan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan Lemigas.

Pengujian tersebut menjadi bagian dari tahap awal sebelum penggunaan CNG diperluas kepada masyarakat.

"Jadi CNG itu, seperti yang disampaikan Pak Menteri, kemarin kita sedang melakukan finalisasi skemanya. Jadi skemanya itu nanti seperti apa, biar dari sisi hulunya siap, hilirnya juga siap, masyarakat yang menerima juga merasa senang ketika nanti juga memanfaatkan itu," ujar Laode di sela-sela acara Geothermal Convention & Exhibition di Jakarta International Convention Center, Rabu (19/8).

Pemerintah masih menyiapkan skema dari sisi hulu hingga hilir agar penerapan CNG dapat berjalan secara menyeluruh. Kesiapan infrastruktur, pasokan, distribusi, hingga penerimaan masyarakat menjadi bagian yang perlu diperhitungkan sebelum program diterapkan secara lebih luas.

Program CNG menjadi salah satu opsi yang tengah dikembangkan pemerintah untuk menyediakan alternatif energi bagi kebutuhan masyarakat.

Pengembangan bahan bakar tersebut juga diarahkan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi yang hingga kini masih cukup tinggi.

Jika hasil uji coba menunjukkan kinerja yang sesuai harapan, CNG berpotensi menjadi salah satu alternatif dalam memenuhi kebutuhan energi rumah tangga maupun pelaku usaha, sekaligus mendukung upaya pemerintah menekan ketergantungan pada LPG impor. (cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement