Dampak Abu Sinabung, 23 Penerbangan Batal, Bandara Kualanamu Sempat Tutup 2 Jam demi Keselamatan


DELISERDANG (Waspada.id): Erupsi Gunung Sinabung yang berlangsung sejak Senin (31/8/2026) mengganggu operasional penerbangan di Bandar Udara Internasional Kualanamu. Hingga Selasa (1/9), tercatat sebanyak 23 rute domestik maupun internasional dibatalkan akibat sebaran abu vulkanik. Demi alasan keamanan, bandara juga sempat ditutup sementara pukul 10.50 hingga 12.45 WIB.

Penumpang ramai-ramai refund tiket atau reschedule di kounter tiket Citilink, Selasa (1/9/2026).Waspada.id/Bagus
Data sementara menunjukkan bahwa selain pembatalan, sejumlah penerbangan lain mengalami keterlambatan dan penyesuaian jadwal. Angka dampak ini dinilai bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi abu vulkanik serta keputusan teknis masing-masing maskapai.

Suasana penumpang sedang mengantre layanan check-in di Bandar Udara Internasional Kualanamu. Waspada.id/Bagus
Berdasarkan pemberitahuan resmi AirNav Indonesia melalui NOTAM A3250/26, penutupan sementara bandar udara dilakukan sebagai langkah pencegahan keselamatan penerbangan. PT Angkasa Pura Aviasi terus memantau situasi secara intensif dan berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di lapangan.
Pelaksana Tugas Direktur Operasional & Layanan PT Angkasa Pura Aviasi Kualanamu, Dedy Sri Cahyono, menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan penerbangan adalah prioritas utama.

“Kami terus berkoordinasi dan memantau kondisi terkini. Segala penyesuaian operasional dilakukan sesuai kebutuhan dengan tetap berpegang pada aspek keselamatan,” ujarnya. Koordinasi tersebut akan terus dijalankan hingga situasi pulih kembali normal.
Pihak pengelola bandara mengimbau calon penumpang yang memiliki jadwal terbang untuk selalu memeriksa status penerbangan secara berkala melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat ke lokasi. Masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi perkembangan kondisi yang akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.(id101)



























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda