Dandim Aceh Utara Ajak Teladani Akhlak Nabi, Perkuat Persatuan

BANDA ACEH (Waspada.id): Komandan Kodim (Dandim) 0103/Aceh Utara Letkol Inf Faisal, S.Sos., M.Si., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh di Kantor PWI Aceh, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat. Jajaran pengurus PWI Aceh, Sekda Aceh, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, serta sejumlah undangan turut hadir.
Dalam kesempatan itu, Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Inf Faisal mengajak masyarakat menjadikan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah, sekaligus memperkuat persaudaraan dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan dan kedamaian,” ujar Faisal.
Menurut Dandim, nilai kejujuran, kepedulian, kasih sayang, persaudaraan, dan kebersamaan perlu diwujudkan oleh seluruh elemen masyarakat sesuai dengan perannya masing-masing.

“TNI menjaga keamanan dan keutuhan negara, insan pers menyampaikan informasi yang edukatif dan bertanggung jawab, sedangkan pemerintah dan masyarakat bersama-sama membangun kehidupan yang lebih baik,” katanya.
Mantan Danden Intel Kodam IM itu juga mengapresiasi PWI Aceh yang terus membangun silaturahmi antara insan pers, TNI, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. Ia berharap pers terus menghadirkan pemberitaan yang berimbang serta ikut menjaga suasana yang kondusif.
Selain itu, Faisal menegaskan bahwa menjaga persatuan dan keutuhan Indonesia merupakan tanggung jawab seluruh rakyat, bukan hanya satu kelompok.
“Kalau bukan kita yang menjaga negeri ini, siapa lagi? Seluruh rakyat Indonesia, termasuk TNI dan insan pers, harus bersama-sama menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi bangsa dan tumpah darah Indonesia,” tegasnya.
Putra Aceh lulusan Akmil 2006 tersebut menambahkan, semangat menjaga negara harus tumbuh dari kepedulian terhadap bangsa dan lingkungan sekitar. Karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu memperkuat persatuan dan bersama-sama menghadapi berbagai ancaman.
“Pesan Maulid Nabi tidak berhenti pada keteladanan akhlak secara pribadi. Nilai tersebut harus kita wujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, menghindari perpecahan, dan mengutamakan kepentingan bersama,” pungkas Faisal.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan dan doa bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, aman, dan penuh khidmat.***

















Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda