Breaking News
Memuat breaking news...

Dari Kotoran Hewan Hingga Catatan Sejarah Dunia, Ini 10 Kopi Termahal di Dunia

Redaksi
Redaksi
Minggu, 20 September 2026 - 7.39 AM WIB
Dari Kotoran Hewan Hingga Catatan Sejarah Dunia, Ini 10 Kopi Termahal di Dunia
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Kopi bagi sebagian besar orang merupakan teman untuk mengawali pagi atau menemani aktivitas sepanjang hari. Namun, bagi para pencinta kopi sejati atau coffee connoisseurs, secangkir kopi bisa memiliki nilai jauh lebih tinggi dari sekadar minuman penambah energi.

Sejumlah kopi premium di dunia bahkan dijual dengan harga fantastis. Untuk menikmati satu pon atau sekitar 453 gram biji kopi tertentu, konsumen harus merogoh kocek hingga puluhan juta rupiah.

Harga tersebut dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kelangkaan biji, metode pengolahan yang tidak biasa, lokasi perkebunan, hingga proses budidaya dan pascapanen yang sangat ketat.

Mengutip ulasan Luxhabitat, Minggu (20/9), berikut 10 jenis kopi termahal di dunia pada 2026. Harga dalam dolar AS dikonversi menggunakan asumsi kurs Rp17.586 per US$.

1. Black Ivory Coffee — US$1.500 atau sekitar Rp26,38 juta per pon

Kopi asal Thailand yang diproduksi Black Ivory Coffee Company ini berada di posisi teratas dalam daftar kopi termahal.

Biji kopi Arabika yang digunakan melalui proses yang tidak biasa. Buah kopi dikonsumsi oleh gajah dan kemudian mengalami proses alami di dalam sistem pencernaan hewan tersebut.

Asam pencernaan gajah memecah sebagian protein dalam biji kopi sehingga menghasilkan karakter rasa yang berbeda. Produksinya juga sangat terbatas karena tidak seluruh biji dapat dikumpulkan dalam kondisi baik.

Dengan harga sekitar Rp26,38 juta per pon, kopi ini bahkan sudah berada di kisaran harga sebuah sepeda motor Honda Vario 125 CBS.

2. Ospina Dynasty Coffee — US$1.400 atau sekitar Rp24,62 juta per pon

Berasal dari Kolombia, Ospina Dynasty merupakan salah satu merek kopi dengan sejarah panjang. Kopi ini telah diproduksi sejak 1835 dan dikenal sebagai salah satu kopi premium dari negara tersebut.

Ditanam di kawasan dataran tinggi, proses pemetikan hingga pengolahannya dilakukan secara sangat teliti.

Karakter rasanya disebut memiliki sentuhan dark chocolate, aroma bunga, serta tekstur akhir yang lembut.

3. Panama Geisha Coffee — sekitar US$1.000 atau Rp17,58 juta per pon

Varietas Geisha dari Panama, khususnya yang berasal dari Hacienda La Esmeralda, dikenal sebagai salah satu kopi yang kerap menjadi incaran dalam lelang kopi premium.

Kopi ini memiliki aroma melati yang kuat, cita rasa buah tropis, serta sentuhan bergamot yang kompleks.

Karakter rasa dan aromanya membuat Panama Geisha menjadi salah satu varietas yang banyak diburu kolektor dan penikmat kopi kelas premium.

4. Finca El Injerto Coffee — US$500 atau sekitar Rp8,79 juta per pon

Dari Guatemala, Finca El Injerto menawarkan kopi yang memiliki nilai tinggi karena menggunakan biji berukuran relatif kecil tetapi memiliki karakter rasa yang kaya.

Biji kopi tersebut melalui proses pencucian khusus dan pemrosesan berulang untuk meningkatkan kualitas serta karakter cita rasanya.

Harganya mencapai sekitar Rp8,79 juta untuk setiap pon.

5. Guatemalan El Injerto Peaberry Coffee — US$500 atau sekitar Rp8,79 juta per pon

Masih berasal dari perkebunan Finca El Injerto di Guatemala, varian ini dikenal sebagai peaberry atau kopi lanang.

Kondisi tersebut terjadi akibat proses alami ketika satu buah kopi hanya menghasilkan satu biji, bukan dua biji seperti umumnya.

Bentuk biji tunggal tersebut membuat karakter rasa dan kadar gula menjadi lebih terkonsentrasi. Hasil seduhannya memiliki nuansa bunga, keasaman segar, rasa buah yang kaya, serta tekstur yang halus.

6. Hacienda La Esmeralda Coffee — US$350 atau sekitar Rp6,15 juta per pon

Kopi premium berikutnya juga berasal dari Panama, tepatnya Hacienda La Esmeralda.

Kopi ini dibudidayakan di lereng Gunung Baru dengan kondisi lingkungan yang mendukung pertumbuhan tanaman kopi berkualitas.

Proses budidaya hingga pascapanen membutuhkan pengalaman dan keahlian tinggi. Faktor tersebut turut membuat kopi ini memiliki harga yang jauh di atas kopi pada umumnya.

7. Kopi Luwak — US$160–600 atau sekitar Rp2,81 juta–Rp10,55 juta per pon

Indonesia juga memiliki salah satu kopi yang masuk jajaran kopi termahal dunia, yakni Kopi Luwak.

Kopi ini melibatkan luwak atau Asian palm civet dalam proses produksinya. Hewan tersebut memakan buah kopi yang kemudian mengalami proses alami dalam sistem pencernaannya.

Enzim dalam sistem pencernaan luwak membantu proses fermentasi biji kopi sebelum dikeluarkan bersama kotoran.

Proses tersebut menghasilkan karakter rasa yang dikenal unik dan halus, sehingga Kopi Luwak memiliki reputasi sebagai salah satu kopi eksklusif di pasar internasional.

8. St. Helena Coffee by Napoleon Estate — US$145 atau sekitar Rp2,55 juta per pon

Kopi ini berasal dari Pulau St. Helena yang berada di Samudra Atlantik Selatan.

Lokasi perkebunan yang relatif terisolasi membuat kopi St. Helena memiliki karakter tersendiri. Tanaman kopi tumbuh di tanah vulkanik dengan iklim tropis yang lembut.

Dari sisi cita rasa, kopi ini menawarkan perpaduan sitrus, karamel, dan sentuhan nutty.

Nilai kopi tersebut juga diperkuat oleh sejarahnya. Kopi St. Helena dikenal memiliki kaitan dengan Napoleon Bonaparte yang disebut menjadikannya sebagai salah satu kopi favorit ketika menjalani masa pembuangan.

9. Jamaican Blue Mountain Coffee — US$140 atau sekitar Rp2,46 juta per pon

Dari kawasan pegunungan Jamaika, Jamaican Blue Mountain Coffee dikenal dengan karakter rasa yang sangat halus.

Kopi ini memiliki tingkat keasaman yang seimbang dan dikenal memiliki tingkat kepahitan yang rendah.

Kondisi geografis, tanah vulkanik, curah hujan tinggi, serta standar pengawasan kualitas yang ketat membuat produksinya terbatas.

Keterbatasan pasokan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat harganya berada di kelas premium.

10. Kona Extra Fancy Coffee — US$75 atau sekitar Rp1,32 juta per pon

Kopi terakhir dalam daftar berasal dari distrik Kona, Hawaii.

Kopi Arabika ini tumbuh di tanah vulkanik yang subur. Sementara predikat "Extra Fancy" menunjukkan tingkat kualitas atau grade tertinggi berdasarkan sejumlah parameter, termasuk ukuran biji dan kadar air.

Dari sisi rasa, Kona Extra Fancy memiliki medium body, tingkat keasaman rendah, karakter gurih-kacang atau nutty, serta sentuhan cokelat.

Bukan Sekadar Secangkir Kopi

Harga puluhan juta rupiah untuk satu pon kopi tentu membuatnya jauh berbeda dari kopi yang biasa dikonsumsi sehari-hari.

Kelangkaan menjadi salah satu faktor utama. Selain itu, metode pengolahan yang rumit, fermentasi alami, kondisi geografis, keterbatasan lahan, hingga standar pemilihan dan pengolahan biji turut menentukan harga.

Karena itu, bagi pasar kopi premium, yang dibeli bukan sekadar minuman. Di balik secangkir kopi tersebut terdapat proses panjang, kondisi alam yang spesifik, keahlian pengolah, sejarah, serta karakter rasa yang sulit ditemukan pada kopi biasa.

Tak heran jika sejumlah jenis kopi tersebut memiliki harga yang bahkan bisa menyamai atau mendekati harga sepeda motor. (Lip6)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement