Breaking News
Memuat breaking news...

Dari Nol ke Timur Tengah: Jembatan Bahasa di DATAQU Imam Syafi’i

Redaksi
Redaksi
Selasa, 13 Oktober 2026 - 9.52 PM WIB
Dari Nol ke Timur Tengah: Jembatan Bahasa di DATAQU Imam Syafi’i
Pimpinan Dayah DATAQU Imam Syafi’i Lhokseumawe, Ustaz Abdul Halim. Waspada.id/Ist.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

“Belajar dari nol bukanlah sebuah penghalang, melainkan langkah awal yang paling murni menuju penaklukan cita-cita besar di Timur Tengah.” — Pimpinan Dayah DATAQU Imam Syafi’i Lhokseumawe, Ustaz Abdul Halim.

Bagi generasi muda Muslim, menguasai bahasa Arab bukan sekadar mempelajari bahasa asing biasa. Bahasa Arab merupakan kunci emas untuk menyelami samudra ilmu agama langsung dari sumbernya, yakni Al-Qur’an, hadis, dan kitab-kitab turats (kitab kuning), sekaligus menjadi jembatan utama untuk merajut mimpi kuliah di Timur Tengah.

Peluang emas inilah yang kini sedang dibangun secara nyata di Dayah Tahfidzul Qur’an (DATAQU) Imam Syafi’i.

“Melalui program Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) Mu’allimin, para santri dituntun untuk menguasai bahasa Arab secara bertahap, bahkan bagi mereka yang memulainya benar-benar dari nol,” sebut Ustaz Abdul Halim kepada Waspada.id, Selasa (14/10/2026) malam.

Fondasi Kuat, Langkah demi Langkah

Belajar bahasa baru dari dasar tentu memiliki tantangan tersendiri. Namun, di bawah bimbingan Kepala SPM Mu’allimin DATAQU Imam Syafi’i, Ustaz Mohd Yanis, Lc., M.A., proses pembelajaran dirancang agar berlangsung secara sistematis dan adaptif bagi para santri.

Pembelajaran bahasa Arab dari nol ini menjadi pintu gerbang awal bagi santri untuk:

· Memperkaya kosakata (mufradat) sehari-hari.

· Memahami kaidah tata bahasa (nahwu dan sharaf).

· Melatih percakapan aktif (hiwar).

· Menajamkan kemampuan membaca serta membedah literatur klasik Islam.

Lingkungan Kondusif untuk Cita-Cita Besar

DATAQU Imam Syafi’i tidak hanya berfokus pada teori di dalam kelas. Dayah ini berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan konsisten sehingga bahasa Arab dapat dipraktikkan sebagai bahasa komunikasi dan akademik.

Penguasaan bahasa yang matang ini nantinya menjadi fondasi kuat bagi para santri saat melangkah ke perguruan tinggi Islam ternama di masa depan.

Dengan perpaduan hafalan Al-Qur’an yang kuat, akhlak mulia, dan kemampuan bahasa yang mumpuni, DATAQU Imam Syafi’i siap mencetak generasi yang mampu bersaing di kancah internasional, kata Ustaz Halim. (Maimun Asnawi, S.HI., M.Kom.I/WASPADA.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement