Breaking News
Memuat breaking news...

Dari Ruang Kelas ke Era Digital: Langkah Sekolah Menyiapkan Generasi Masa Depan

Redaksi
Redaksi
Jumat, 16 Oktober 2026 - 7.37 PM WIB
Dari Ruang Kelas ke Era Digital: Langkah Sekolah Menyiapkan Generasi Masa Depan
Pembelajaran dengan menggunakan Interactive Flat Panel/IFP.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEUREUDU (Waspada.id): Digitalisasi pendidikan menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan generasi masa depan. Namun, keterbatasan sarana masih menjadi tantangan bagi SDN 5 Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi di ruang kelas.

Sekolah tersebut saat ini hanya memiliki satu unit papan interaktif digital (Interactive Flat Panel/IFP). Akibatnya, perangkat harus digunakan secara bergantian sehingga belum seluruh kelas dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara bersamaan.

Nilawati Ami, mantan Plt. Kepala SDN 5 Meurah Dua, mengatakan perangkat layar interaktif tersebut telah diterima pihak sekolah sebelum banjir melanda kawasan sekolah.

“Layar ini kami terima sebelum banjir melanda sekolah,” ujar Nilawati.

Dari Ruang Kelas ke Era Digital: Langkah Sekolah Menyiapkan Generasi Masa Depan

Keberadaan perangkat tersebut menjadi langkah awal bagi sekolah dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi. Namun, keterbatasan jumlah unit membuat pemanfaatannya belum optimal untuk menjangkau seluruh siswa.

Di tengah kondisi itu, sebagian guru berupaya menggunakan proyektor (infocus) untuk menampilkan materi pembelajaran secara visual. Berbeda dengan proyektor yang menampilkan materi ke layar atau dinding, IFP memungkinkan guru dan siswa berinteraksi langsung melalui layar sentuh, termasuk menulis dan mengoperasikan materi pembelajaran secara digital.

Abdul Wahab, salah seorang guru SDN 5 Meurah Dua, mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi pembelajaran masih menghadapi kendala keterbatasan perangkat. Penggunaan proyektor menjadi salah satu alternatif agar siswa tetap memperoleh pengalaman belajar berbasis visual.

Dampak keterbatasan tersebut juga tergambar dari pengalaman siswa. Silawati, siswi kelas II SDN 5 Meurah Dua, mengaku belum pernah mengikuti pembelajaran menggunakan layar interaktif tersebut.

Dari Ruang Kelas ke Era Digital: Langkah Sekolah Menyiapkan Generasi Masa Depan

“Kami belum belajar pakai layar,” ujar salah satu siswa kepada Waspada.id, Jumat (16/10), saat ditemui sedang membersihkan ruang kelas bersama teman-temannya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kehadiran perangkat digital di sekolah belum otomatis menjamin seluruh siswa memperoleh pengalaman belajar yang sama. Pemerataan akses dan pemanfaatan teknologi menjadi hal penting agar digitalisasi pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik.

Karena itu, Nilawati berharap pemerintah dapat memberikan dukungan melalui penambahan unit papan interaktif digital agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih optimal.

Penambahan fasilitas tersebut diharapkan memberikan kesempatan lebih luas bagi guru untuk menerapkan metode pembelajaran interaktif sekaligus membantu siswa memahami materi pelajaran dengan lebih baik. Dengan perangkat yang memadai, penggunaan teknologi tidak lagi terkendala oleh kebutuhan untuk bergantian antarkelas.

Dari Ruang Kelas ke Era Digital: Langkah Sekolah Menyiapkan Generasi Masa Depan

Bagi SDN 5 Meurah Dua, digitalisasi pendidikan merupakan bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini. Dukungan pemerintah, disertai komitmen tenaga pendidik, diharapkan mampu memperkuat pemanfaatan teknologi dan menciptakan kesempatan belajar yang lebih merata.

Sebab, keberhasilan transformasi digital pendidikan bukan sekadar menghadirkan perangkat di sekolah, melainkan memastikan setiap siswa memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses teknologi, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.(Nas)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement