Breaking News
Memuat breaking news...

Dayah Wakaf Barbate Gelar Khataman Al-Qur’an 30 Juz dan Tasmi’ Kitab, Bina 87 Santri Dari 21 Kabupaten/Kota di Aceh

Redaksi
Redaksi
Senin, 26 Oktober 2026 - 12.25 PM WIB
Dayah Wakaf Barbate Gelar Khataman Al-Qur’an 30 Juz dan Tasmi’ Kitab, Bina 87 Santri Dari 21 Kabupaten/Kota di Aceh
Dayah Wakaf Barbate di bawah naungan YWBIC menggelar rangkaian doa dan syukuran khataman Al-Qur’an 30 juz serta tasmi’ kitab bagi sejumlah santri yang digelar Minggu, 25 Oktober dan 1 November 2026, di Dayah Barbate, Kebun Kurma.(Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

ACEH BESAR (Waspada.id): Dayah Wakaf Barbate di bawah naungan Yayasan Wakaf Barbate Islamic City (YWBIC) menggelar rangkaian doa dan syukuran khataman Al-Qur’an 30 juz serta tasmi’ kitab bagi sejumlah santri yang digelar pada Minggu, 25 Oktober dan 1 November 2026, di Dayah Barbate, Kebun Kurma, Blang Bintang, Aceh Besar.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur atas capaian para santri dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan memperdengarkan bacaan kitab yang telah dipelajari selama menempuh pendidikan di dayah.

Dayah Wakaf Barbate saat ini mendidik 87 santri, terdiri atas 71 santri tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan 16 santri tingkat Madrasah Aliyah (MA). Para santri tersebut berasal dari 21 kabupaten/kota di Aceh dengan latar belakang keluarga fakir, miskin, yatim, piatu, dan yatim piatu.

Ketua Umum YWBIC, Prof. Dr. Sofyan A. Gani, MA, mengatakan yayasan berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan Islam yang memberikan kesempatan kepada anak-anak dari berbagai daerah di Aceh, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, agar memperoleh pendidikan agama yang layak.

“Khataman Al-Qur’an 30 juz dan tasmi’ kitab ini menjadi salah satu wujud ikhtiar dalam membina generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga tekun mempelajari serta mengamalkan ilmu agama,” ujarnya.

Ia berharap para santri terus meningkatkan kemampuan dan menjaga semangat belajar sehingga kelak tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dayah Wakaf Barbate Gelar Khataman Al-Qur’an 30 Juz dan Tasmi’ Kitab, Bina 87 Santri Dari 21 Kabupaten/Kota di Aceh

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Sofyan juga mengharapkan dukungan para donatur, orang tua, dan masyarakat agar program pendidikan serta pembinaan santri di Dayah Wakaf Barbate dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tasmi’ kitab oleh santri MTs pada Ahad, 25 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan berlangsung di Dayah Wakaf Barbate Kebun Kurma atau dayah atas.

Sebanyak 21 santri MTs kelas II dan III dijadwalkan mengikuti tasmi’ kitab dalam tiga kelompok halaqah berdasarkan jumlah kitab yang diperdengarkan. Para santri akan memperdengarkan bacaan satu hingga empat kitab dalam sekali duduk.

Kitab yang menjadi materi tasmi’ meliputi kitab hadis, kitab tauhid Aqidatul Awam, serta kitab tajwid Syifaul Jinan dan Tuhfatul Athfal. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kemampuan membaca dan penguasaan kitab-kitab yang dipelajari di dayah.

Selanjutnya, pada Ahad, 1 November 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, akan dilaksanakan khataman Al-Qur’an 30 juz oleh Alfi Zamriza bin Bakhtiar, santri kelas II MA asal Kota Bakti (Lamlo), Kabupaten Pidie. Pada kesempatan yang sama, sejumlah santri tingkat MA juga akan mengikuti tasmi’ kitab.

Santri tingkat MA yang dijadwalkan mengikuti tasmi’ kitab di antaranya Ziyadul Khairi dengan kitab Hadis Miah, Fadhil Andrian, Muhammad Al Fatih, dan Sanul Rahmad dengan kitab Syifaul Jinan, serta Muhammad Iqsal dengan kitab Tuhfatul Athfal dan Herman Bangko dengan kitab Aqidatul Awam.

Kegiatan pada 1 November tersebut akan berlangsung di Dayah Wakaf Barbate, Gampong Data Makmur, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, yang berlokasi di arah SMK Penerbangan, sekitar 400 meter di sebelah kiri.

Ketua Dewan Pengawas YWBIC, Dr. H. Mizaj Iskandar, Lc., LLM, menyampaikan bahwa khataman Al-Qur’an dan tasmi’ kitab merupakan capaian yang patut disyukuri sekaligus mencerminkan pentingnya pendidikan agama dalam membentuk generasi berilmu dan berakhlak mulia.

“Kami berharap capaian para santri ini menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus belajar, memperkuat hafalan, serta mendalami ilmu agama dengan sungguh-sungguh,” katanya.

Mizaj juga mengajak para muhsinin dan seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung keberlangsungan pendidikan di Dayah Wakaf Barbate, terutama karena para santri berasal dari keluarga yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Dukungan para muhsinin sangat berarti bagi keberlangsungan pendidikan para santri. Semoga setiap kontribusi yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Rais Am Dayah Wakaf Barbate, Ustazd Muhammad Rais, mengatakan kegiatan khataman Al-Qur’an dan tasmi’ kitab diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan keilmuan dan akhlak para santri.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para santri semakin termotivasi untuk menjaga hafalan Al-Qur’an, memperdalam ilmu agama, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kami juga berharap dukungan dan kepedulian masyarakat terus tumbuh agar Dayah Wakaf Barbate dapat melanjutkan pembinaan pendidikan Islam bagi anak-anak dari keluarga fakir, miskin, yatim, piatu, dan yatim piatu dari berbagai kabupaten/kota di Aceh,” ujarnya.

Panitia pelaksana mengundang pembina, pengawas, dan pengurus YWBIC, para muhsinin atau donatur, serta masyarakat untuk menghadiri kegiatan tersebut sekaligus memberikan dukungan melalui infak dan sedekah guna membantu kelancaran pelaksanaan kenduri syukuran. Panitia yang diketuai Ustazd Mujahidin, dengan Ustazd Syahrul Kiram sebagai sekretaris dan Rahmad sebagai bendahara, berharap kegiatan berjalan lancar dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Melalui kegiatan ini, Dayah Wakaf Barbate berharap para santri semakin termotivasi untuk memperkuat hafalan Al-Qur’an, meningkatkan penguasaan kitab, serta tumbuh menjadi generasi berilmu dan berakhlak mulia yang bermanfaat bagi masyarakat. Dukungan berkelanjutan dari para muhsinin dan masyarakat juga diharapkan dapat memperkuat upaya yayasan dalam menyediakan pendidikan Islam bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Aceh.(id66)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement