Breaking News
Memuat breaking news...

Debit Mata Ie Menurun, Perumdam Tirta Mountala Siapkan Solusi Pelayanan

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 12 September 2026 - 12.21 PM WIB
Debit Mata Ie Menurun, Perumdam Tirta Mountala Siapkan Solusi Pelayanan
Debit sumber air baku Mata Ie, salah satu sumber pelayanan air bersih Perumdam Tirta Mountala Cabang Darul Imarah, Aceh Besar, mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KOTA JANTHO (Waspada.id): Debit sumber air baku di kawasan Mata Ie, yang menjadi salah satu sumber pelayanan air bersih Perumdam Tirta Mountala Cabang Darul Imarah, Aceh Besar, terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi tersebut kembali terjadi beberapa kali sepanjang tahun 2026, terutama akibat musim kemarau, sehingga berdampak terhadap pelayanan distribusi air bersih kepada sejumlah pelanggan.

Dewan Pengawas Perumdam Tirta Mountala Aceh Besar, T. Abulis Samarkhan, mengatakan sebagian sistem pengolahan air di wilayah tersebut masih mengandalkan sumber air tanah dan mata air dari kawasan pegunungan sekitar Mata Ie.

“Penurunan debit di Mata Ie memang terus terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Tahun 2026 ini juga sudah beberapa kali terjadi, sehingga tentu berdampak terhadap pelayanan kepada pelanggan,” ujar Abulis.

Ia mengatakan, manajemen Perumdam Tirta Mountala meminta maaf kepada pelanggan yang terdampak gangguan pelayanan akibat berkurangnya debit sumber air baku tersebut.

Sebagai langkah penanganan jangka pendek, Perumdam Tirta Mountala menyiapkan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di sejumlah titik vital maupun berdasarkan permintaan resmi pelanggan.

Untuk solusi jangka panjang, Perumdam Tirta Mountala telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk perwakilan DPR RI asal Aceh, BPBPK, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, serta Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk mendorong pembangunan instalasi pengolahan air baru dengan kapasitas sekitar 100 liter per detik yang memanfaatkan sumber air baku dari kawasan Krueng Aceh.

“Kami berharap sumber air baku di Krueng Aceh yang relatif lebih stabil dapat menjadi salah satu solusi untuk memperkuat pelayanan air bersih di Aceh Besar,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumdam Tirta Mountala, Yusmadi, berharap pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Leupung di Aceh Besar terus diupayakan dan mendapat dukungan dari seluruh pihak.

Menurutnya, realisasi SPAM Regional Leupung menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketersediaan air bersih dan mengurangi ketergantungan terhadap sumber air yang debitnya berpotensi menurun saat musim kemarau.

“Kami sangat berharap SPAM Regional Leupung dapat segera direalisasikan. Ini menjadi salah satu solusi strategis untuk mengatasi persoalan pelayanan air bersih, khususnya di wilayah Cabang Darul Imarah,” ujar Yusmadi.

Perumdam Tirta Mountala berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang terjadi dan bersabar selama proses penanganan dilakukan. Perusahaan juga memastikan upaya mencari solusi jangka pendek dan jangka panjang terus dilakukan guna menjaga keberlanjutan pelayanan air bersih bagi masyarakat Aceh Besar. (id67)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement