Breaking News
Memuat breaking news...

Debu Vulkanik Hujani 2 Kecamatan di Karo

Redaksi
Redaksi
Senin, 31 Agustus 2026 - 5.25 PM WIB
Debu Vulkanik Hujani 2 Kecamatan di Karo
Kapolsek Berastagi dan jajarannya terlihat sedang membagikan masker kepada sejumlah masyarakat dan pengunjung di Jalan Veteran Berastagi. Waspada.id/Micky Maliki.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

KARO (Waspada.id): Kota wisata di Kecamatan Berastagi dan Merdeka terpantau dihujani material debu Gunung Api Sinabung. Meski tidak ditemukan dampak yang signifikan, seluruh masyarakat maupun pengunjung yang kini berada di dua kecamatan itu tetap mengenakan masker untuk mencegah terjadinya ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).

Erupsi material debu vulkanik yang keluar dari puncak Gunung Sinabung dilaporkan melalui Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung yang berada di Jalan Kiras Bangun, Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat.

Erupsi yang mengeluarkan material debu vulkanik terjadi Senin (31/8/2026) sekitar pukul 10.17 WIB.

Terpantau semburan material kolom debu vulkanik setinggi ±3.500 meter di atas puncak (±5.960 meter di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal, condong ke arah timur dan tenggara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi sementara ±1 jam 1 menit 48 detik.

Erupsi material debu Gunung Api Sinabung terpantau dari Pos Pengamatan. Waspada.id/Ist.

Dari keterangan petugas Pos Pengamatan Gunung Sinabung, statusnya berada pada Level II (Waspada). Pihak Pos Pengamatan merekomendasikan masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Api Sinabung dan radius 4,5 km untuk sektoral selatan-tenggara.

Selanjutnya, masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

Dengan begitu, Pemerintah Kabupaten Karo agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung.

Akibat semburan material debu vulkanik Gunung Api Sinabung, sejumlah Forkopimca dipimpin Kapolsek Berastagi AKP Dedy Syaputra Ginting, S.H., M.H., dan jajaran terpantau berjibaku melakukan tindakan awal dengan cara membagikan ratusan kotak masker kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan di kota wisata Berastagi.

Selain itu, sejumlah mobil Damkar milik Pemkab Karo juga turut diterjunkan untuk melakukan penyiraman di sepanjang jalan kota wisata tersebut.

Sementara itu, sejumlah rumah sakit dan puskesmas yang berada di dua kecamatan tersebut sampai saat ini belum menerima adanya penanganan akibat dampak erupsi material debu vulkanik Gunung Api Sinabung.

Lanjut Dedy, diimbau kepada seluruh masyarakat dan wisatawan yang saat ini berada di kota wisata Berastagi untuk tetap mengenakan masker bila berada di luar rumah melakukan aktivitas.

“Selain itu, masyarakat dan pengunjung diharapkan tetap mematuhi arahan yang telah disampaikan, guna mencegah penyakit akibat material debu vulkanik Gunung Api Sinabung,” terang Dedy Syaputra Ginting. (Id35)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement