Dekan FTIK UIN Syahada Larang Pungutan terhadap Mahasiswa, Dosen dan Pegawai Harus Tingkatkan KinerjaDekan FTIK UIN Syahada Larang Pungutan terhadap Mahasiswa, Dosen dan Pegawai Harus Tingkatkan Kinerja

P. SIDIMPUAN (Waspada.id): Memasuki semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. Hamka, M.Hum., menekankan pentingnya peningkatan kinerja dan pelayanan terhadap mahasiswa serta tidak ada kutipan terhadap mahasiswa.
"Intinya, dari semua kegiatan, sedapat mungkin tidak ada lagi ‘kutipan biaya’ kepada mahasiswa kita," kata Dr. Hamka, M.Hum., dalam rapat penyambutan awal semester di Aula FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan, Senin (24/8/2026).
Pernyataan tersebut menjadi salah satu poin paling keras dalam rapat. Fakultas ingin memastikan mahasiswa mendapatkan layanan akademik yang baik tanpa harus menghadapi beban biaya yang tidak semestinya.
Hamka menegaskan, peningkatan mutu pendidikan tidak boleh dibebankan kepada mahasiswa melalui pungutan biaya. Ia meminta seluruh dosen dan unsur fakultas menghindari segala bentuk kutipan yang berpotensi membebani mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan.
Dalam memberikan penguatan untuk kemajuan UIN Syahada, khususnya FTIK, Dekan meminta seluruh sivitas akademika membangun budaya kerja yang lebih profesional.

Menurutnya, peningkatan kinerja harus dimulai dari pola pikir yang benar, kemudian diwujudkan melalui sikap dan perilaku dalam menjalankan tugas.
“Mari kita saling mengingatkan agar kinerja kita terus meningkat dari semester ke semester,” ujarnya.
Untuk menjalankan komitmen penguatan kinerja tersebut, ungkapnya, FTIK UIN Syahada juga menyiapkan mekanisme evaluasi rutin.
"Setiap Rabu ditetapkan sebagai waktu evaluasi bersama untuk memantau perkembangan pekerjaan sekaligus membongkar persoalan yang masih menghambat pelayanan dan kegiatan akademik," tegasnya.
Pimpinan fakultas juga menyatakan komitmen menyediakan fasilitas, sarana dan prasarana yang diperlukan untuk menunjang aktivitas akademik.
Artinya, peningkatan kinerja tidak hanya dibebankan kepada dosen dan tenaga kependidikan. Pimpinan fakultas juga dituntut memastikan dukungan fasilitas berjalan seiring dengan target peningkatan mutu.
Dalam rapat tersebut, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. H. Akhiril Pane, S.Ag., M.Pd., juga mengingatkan seluruh dosen agar serius mempersiapkan Audit Mutu Internal (AMI).
“Kami mohon kepada Bapak dan Ibu sekalian untuk mempersiapkan yang terbaik menyambut awal semester ini demi kelancaran proses penjaminan mutu akademik,” ujar Akhiril.
Pesan yang dibawa dalam rapat tersebut cukup jelas: semester baru tidak boleh hanya berganti kalender. FTIK ingin perubahan itu terlihat dalam kinerja, kualitas perkuliahan, pelayanan kepada mahasiswa dan tata kelola fakultas.
Dengan evaluasi rutin, persiapan AMI serta larangan pungutan kepada mahasiswa, FTIK berupaya membangun budaya akademik yang lebih profesional, transparan dan berpihak pada kepentingan mahasiswa. (id46)


























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda