Destanul Aulia Kembali Pimpin IAKMI Sumut, Perkuat Transformasi Kesehatan MasyarakatDestanul Aulia Kembali Pimpin IAKMI Sumut, Perkuat Transformasi Kesehatan Masyarakat

MEDAN (Waspada.id): Musyawarah Daerah (Musda) IV Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sumatera Utara menetapkan kembali Destanul Aulia, SKM, M.Ec, MBA, PhD sebagai Ketua Pengurus Daerah IAKMI Sumut periode 2026–2030. Keputusan tersebut menjadi awal kepemimpinan baru untuk memperkuat peran profesi kesehatan masyarakat dalam mendukung transformasi sistem kesehatan yang bermutu, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Keputusan itu ditetapkan melalui sidang pleno Musda IV yang berlangsung demokratis. Sidang dipimpin oleh Amru Nasution, SKM, didampingi Paisal Chairy, SKM, serta Romilly Nurtina Purba, SKM, MKM sebagai pimpinan sidang.
Musda IV IAKMI Sumut digelar pada 17–18 Juli 2026 di UPTD Pelatihan Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Jalan Petunia Raya, Medan, mengusung tema "Penguatan Profesi Kesehatan Masyarakat Menuju Transformasi Sistem Kesehatan yang Bermutu, Berkeadilan, dan Berkelanjutan."
Selain agenda organisasi, kegiatan juga dirangkai dengan Sidang Ilmiah Kesehatan Masyarakat yang menghadirkan akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan untuk membahas berbagai isu strategis dalam pembangunan kesehatan.
Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, hadir sebagai keynote speaker dengan paparan mengenai komitmen pemerintah daerah dalam mendukung transformasi kesehatan serta penguatan profesi kesehatan masyarakat.
Forum ilmiah juga menghadirkan Prof. Dr. Ede Surya Darmawan, SKM, MDM, Guru Besar Departemen Administrasi Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia sekaligus Ketua Kolegium Kesehatan Masyarakat, yang membahas transformasi sistem kesehatan nasional dan implikasinya terhadap profesi kesehatan masyarakat.
Selanjutnya, Prof. Dr. Kemal Nazaruddin Siregar, SKM, MA, PhD, Guru Besar Departemen Kependudukan dan Biostatistika FKM UI, memaparkan materi mengenai rekognisi, kompetensi, dan masa depan profesi kesehatan masyarakat di Indonesia.
Sementara itu, Fajar Ariyanti, SKM, M.Kes, PhD, dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menekankan pentingnya peran kolegium dan institusi pendidikan dalam mencetak tenaga kesehatan masyarakat yang profesional dan berdaya saing.
Puncak kegiatan ditandai dengan pelantikan Pengurus Daerah IAKMI Sumatera Utara periode 2026–2030 oleh Pengurus Pusat IAKMI. Pelantikan tersebut menjadi momentum dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan semakin memperkuat organisasi, meningkatkan kompetensi anggota, serta memperluas kontribusi profesi kesehatan masyarakat dalam pembangunan di Sumatera Utara.
Pada periode kepemimpinan keduanya, Destanul Aulia diharapkan mampu mengonsolidasikan organisasi sekaligus memperkuat peran Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dalam menghadapi berbagai tantangan, seperti percepatan penurunan stunting, pengendalian penyakit tidak menular, kesehatan lingkungan, kesiapsiagaan menghadapi kedaruratan kesehatan, serta penyusunan kebijakan kesehatan berbasis data dan bukti ilmiah.
Melalui kepengurusan baru ini, IAKMI Sumut berkomitmen terus meningkatkan profesionalisme anggotanya serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan demi mewujudkan masyarakat Sumatera Utara yang lebih sehat. (id141)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda