Breaking News
Memuat breaking news...

Destinasi Wisata Indonesia Jadi Incaran Turis Dunia pada 2027

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 12 September 2026 - 7.36 AM WIB
Destinasi Wisata Indonesia Jadi Incaran Turis Dunia pada 2027
Salah satu destinasi wisata di Bali yang menjadi incaran turis manca negara.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Indonesia diprediksi menjadi salah satu destinasi yang semakin dilirik wisatawan dunia untuk perjalanan pada 2027. Perubahan minat pelancong terhadap wisata eksploratif dan pengalaman lokal membuka peluang bagi Indonesia untuk mencuri perhatian di tengah persaingan destinasi global.

Prediksi tersebut mengacu pada data tren perjalanan yang dihimpun Advantage Travel Partnership, konsorsium bisnis perjalanan independen berbasis di Inggris. Commercial Director Advantage Travel Partnership, John Sullivan, menyebut China, Indonesia, dan Amerika Selatan sebagai sejumlah destinasi yang patut diperhatikan pada 2027.

Melansir Euronews, Kamis, 10 September 2026, Sullivan melihat adanya perubahan pola perjalanan wisatawan yang kini semakin tertarik pada pengalaman eksplorasi. Wisatawan tidak lagi hanya mencari liburan untuk bersantai, tetapi juga ingin mengunjungi sejumlah destinasi sekaligus, mengenal budaya, serta menikmati aktivitas lokal.

"Wisata telah menjadi kisah pertumbuhan yang nyata bagi kami pada 2026. Orang-orang kini tidak lagi hanya mencari liburan tradisional yang sekadar santai, melainkan semakin ingin menjelajahi dan merasakan destinasi secara mendalam," kata John.

Touring Holidays Jadi Tren Perjalanan

Data Advantage Travel Partnership menunjukkan perjalanan wisata dengan rute terencana atau touring holidays menjadi salah satu sektor yang tumbuh sepanjang 2025 hingga 2026. Konsep ini memungkinkan wisatawan berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain dalam satu rangkaian perjalanan.

Kecenderungan tersebut terlihat dari meningkatnya minat terhadap perjalanan jarak jauh (long-haul). Afrika Selatan, Kenya, dan Jepang menjadi sejumlah destinasi yang banyak diminati karena menawarkan pengalaman satwa liar, budaya, dan eksplorasi.

Sementara itu, Italia, Prancis, dan Spanyol memimpin pasar perjalanan short-haul touring di Eropa.

Tren pemesanan sepanjang 2026 juga memberikan gambaran mengenai preferensi wisatawan yang berpotensi berlanjut hingga 2027. Wisatawan Inggris masih menjadikan Eropa sebagai pilihan utama untuk perjalanan jarak pendek, dengan Spanyol menempati posisi teratas selama musim panas tahun ini.

Tenerife, Mallorca, dan Costa Blanca termasuk destinasi yang paling banyak dipesan, diikuti Lanzarote, Costa del Sol, serta Antalya di Turki. Untuk perjalanan jarak jauh, New York, Orlando, Jamaika, dan Thailand menjadi sejumlah tujuan yang paling diminati.

Agenda Global Dorong Perjalanan Wisata

Sejumlah agenda global diperkirakan turut membentuk tren perjalanan pada 2027. Ajang olahraga seperti Ryder Cup di Irlandia, Piala Dunia Wanita FIFA di Brasil, dan Piala Dunia Rugbi Putra di Australia berpotensi meningkatkan permintaan perjalanan ke negara-negara tuan rumah.

Fenomena astronomi juga diprediksi menjadi daya tarik tersendiri. Gerhana matahari yang melintasi wilayah Afrika Utara dan Spanyol berpotensi menarik wisatawan yang ingin menyaksikan peristiwa langka tersebut secara langsung.

Di sisi lain, situasi geopolitik turut memengaruhi pilihan destinasi. Konflik di Timur Tengah mendorong sebagian pelancong yang semula berencana mengunjungi kawasan tersebut mengalihkan perjalanan ke Amerika Serikat, Karibia, dan Asia Timur.

Amerika Serikat juga mencatat peningkatan minat perjalanan yang antara lain didorong antusiasme wisatawan terhadap penyelenggaraan Piala Dunia.

Bali hingga Labuan Bajo Masuk Wishlist

Peluang Indonesia untuk semakin diperhatikan wisatawan pada 2027 juga didukung oleh kuatnya minat terhadap perjalanan domestik.

Data tiket.com menunjukkan Bali, Yogyakarta, Bandung, Labuan Bajo, dan Lombok masuk dalam daftar wishlist wisatawan Indonesia pada 2026.

Minat tersebut sejalan dengan pertumbuhan perjalanan dan konektivitas ke sejumlah wilayah lain sepanjang 2025. Lampung, Pangandaran, Magelang, Labuan Bajo, Wakatobi, Manado, Sorong, dan Nabire tercatat sebagai daerah yang turut mengalami pertumbuhan penerbangan dan akomodasi.

Keragaman daya tarik menjadi salah satu kekuatan destinasi-destinasi tersebut, mulai dari wisata alam dan bahari hingga budaya. Wisatawan juga semakin mencari pengalaman yang beragam, seperti kuliner, eksplorasi kota dan desa, wisata bahari, serta petualangan.

Pada 2025, sekitar 75 persen perjalanan tercatat menuju destinasi domestik. Tren ini menunjukkan bahwa kekayaan destinasi Indonesia tidak hanya berpotensi menarik wisatawan mancanegara, tetapi juga terus menjadi pilihan utama pelancong dalam negeri. (Lip6)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement