Deteksi Risiko Sejak Dini, Dinas Kesehatan Abdya Peta-kan Kesehatan 84 CalhajDeteksi Risiko Sejak Dini, Dinas Kesehatan Abdya Peta-kan Kesehatan 84 Calhaj

BLANGPIDIE (Waspada.id): Sebanyak 84 calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh.
Langkah ini dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Abdya, untuk mendeteksi risiko kesehatan sejak dini, sekaligus memetakan kondisi fisik jemaah, sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Pemeriksaan Medical Check Up (MCU) tersebut berlangsung di Aula Dinkes Abdya, Kompleks Perkantoran Bukit Hijau, Blangpidie, Sabtu (15/8), bekerja sama dengan Laboratorium Klinik Riset Meulaboh.
Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting, dalam persiapan calon jemaah. Sebab, ibadah haji menuntut kondisi fisik yang prima, untuk menghadapi rangkaian aktivitas dan perubahan lingkungan, selama berada di Tanah Suci.
Melalui MCU, kondisi kesehatan masing-masing calon jemaah dipeta-kan, sehingga potensi gangguan kesehatan, maupun faktor risiko yang dapat memengaruhi kemampuan menjalankan ibadah, dapat diketahui lebih awal.
Para calon jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan dan laboratorium sesuai kebutuhan. Hasil pemeriksaan tersebut, selanjutnya menjadi bahan bagi tenaga kesehatan, untuk menentukan tindak lanjut, termasuk memberikan edukasi dan pembinaan kesehatan secara lebih tepat kepada calon jemaah.

Kadis Kesehatan Abdya, Ns. Rinaldi R, S.Kep., M.Kep mengatakan, pemeriksaan kesehatan bukan sekadar tahapan menjelang keberangkatan, tetapi bagian dari upaya memastikan calon jemaah benar-benar siap secara fisik. “Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, berbagai faktor risiko dapat ditangani dan dikendalikan, sehingga calon jemaah lebih siap secara fisik untuk menjalankan ibadah haji,” ujarnya.
Menurutnya, pemetaan kondisi kesehatan juga penting, agar calon jemaah dapat memahami kondisi tubuh masing-masing dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan, sebelum keberangkatan.
Rinaldi mengingatkan para calon jemaah, agar tidak hanya mengandalkan hasil pemeriksaan, tetapi juga menjaga kesehatan secara konsisten. Pola makan bergizi, olahraga teratur, menjaga kebugaran dan mengikuti arahan tenaga kesehatan, menjadi bagian penting dari persiapan menuju Tanah Suci. “Melalui pemeriksaan kesehatan ini, kami berharap seluruh calon jemaah haji Abdya, dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dan menjaga kesehatan hingga waktu keberangkatan,” katanya.
Ia berharap seluruh jemaah nantinya diberikan kesehatan dan kelancaran, sehingga mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik.
Dinkes Abdya berkomitmen, melanjutkan pelayanan dan pembinaan kesehatan bagi calon jemaah haji. Upaya tersebut diarahkan agar setiap jemaah tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki kesiapan fisik yang memadai, ketika tiba waktunya berangkat ke Tanah Suci.(id82)
























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda