Dialog Bersama FKUB, Kapolres Aceh Singkil Minta Dukungan Perangi Narkoba Dan Judol


SINGKIL (Waspada.id): Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono, SIK MH mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan tokoh lintas agama untuk berperan aktif dalam membina kerukunan umat beragama serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Disamping itu, dalam serangkaian berdialog bersama tokoh lintas agama itu, Kapolres AKBP Joko Triyono turut meminta dukungan peran aktif FKUB dalam memerangi narkoba serta judi online (Judol) yang semakin merambah kedaerah-daerah.
Hal tersebut disampaikan Kapolres saat berdialog bersama pengurus FKUB Aceh Singkil di kantor FKUB, Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Kamis (29/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Kapolres menekankan pentingnya komunikasi dan sikap saling menghormati untuk menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.
Para tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi peran penting dalam membangun komunikasi dengan masyarakat untuk membangun suasana damai sekaligus mencegah potensi persoalan sosial.
Kapolres juga mengingatkan bahaya narkoba dan judi online yang dapat merusak masa depan generasi muda serta kondisi ekonomi keluarga. Ia mengajak tokoh agama, orang tua, dan masyarakat meningkatkan kepedulian serta bersama-sama melindungi generasi muda dari pengaruh kedua persoalan tersebut.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga toleransi dan menghormati pelaksanaan ibadah. Ia juga mengingatkan agar kegiatan hiburan masyarakat dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan memperhatikan norma sosial dan ketertiban umum.
Dalam dialog tersebut, pengurus FKUB menyampaikan rencana turun langsung ke enam kecamatan yang memiliki masyarakat majemuk untuk memperkuat pembinaan kerukunan antarumat beragama. Upaya ini diharapkan dapat mempererat komunikasi lintas agama hingga ke tingkat masyarakat.
Kapolres berharap komunikasi dan kerja sama antara kepolisian, FKUB, tokoh agama, dan masyarakat terus terjaga sehingga kerukunan tetap terpelihara dan potensi konflik sosial dapat dicegah di Kabupaten Aceh Singkil, pungkasnyas. (Id81)
Berita Terkait











































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda