Breaking News
Memuat breaking news...

Diikuti Peserta Pulau Jawa, Angsapura Cup Tingkatkan Level Tenis Meja Sumut

Redaksi
Redaksi
Jumat, 15 Mei 2026 - 8.47 PM WIB
Diikuti Peserta Pulau Jawa, Angsapura Cup Tingkatkan Level Tenis Meja Sumut
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Persatuan Tenis Meja (PTM) Angsapura Medan akan menyelenggarakan kejuaraan tenis meja bertajuk "Angsapura Cup 2026" di Gor Angsapura, Jl. AR Hakim Medan pada 23 dan 24 Mei 2026.

Gor Angsapura sendiri merupakan venue tenis meja PON Aceh - Sumut 2024 yang berlangsung pada 10-19 September 2024. Dengan demikian, Kejuaraan Tenis Meja Angsapura Cup 2026 dipastikan didukung dengan fasilitas venue yang representatif.

Ketua PTM Angsapura, Hamzah Topaz (foto), mengatakan kejuaraan kali ini selain merpertemukan tim-tim terbaik di Sumut, juga akan diikuti oleh tim-tim tenis meja dari Pulau Sumatera seperti Riau, Aceh, Lampung dan dari Pulau Jawa yakni DKI Jakarta.

Adapun PTM dari luar Kota Medan yang sudah mendaftar di antaranya PTM SCM Lampung, PTM RTTA Jakarta, PTM Anuek Nanggroe Aceh, PTM Kisaran Naga, PTM Tribun dan PTM Nurakul Garut.

"Melalui Kejuaraan Angsapura Cup ini, kami ingin berupaya menaikkan level tenis meja di Sumut. Kita tahu atlet asal Pulau Jawa punya kualitas di atas atlet Sumut. Jadi ini kesempatan atlet Sumut menambah pengalaman dan jam terbang untuk bisa naik level," ujar Hamzah Topaz, Jumat (15/5).

Lebih lanjut Hamzah mengatakan, Angsapura Cup selain menggelar partai beregu, juga mempertandingkan nomor perorangan tunggal, dimana pada turnamen sebelumnya pemain PTM Angsapura menjuarai partai tunggal saat pemperkuat tim Sumut.

"Atlet kita akan menghadapi ujian berat melawan atlet luar daerah, khusus dari Jawa. Memang tidak ada target juara di sini, tujuan utama kita adalah menambah jam bertanding atlet dengan lawan tanding yang berkualitas. Kelemahan atlet kita selama ini adalah masih minimnya jam bertanding," jelas Hamzah.

Angsapura Cup juga diharapkan dapat lebih menyemarakkan olahraga tenis meja di Sumut. "Ini kesempatan para atlet muda mendapat kesempatan pengalaman bertanding dengan pemain yang lebih senior dari kota-kota lain, mengingat selama ini pemain muda kita hanya bertanding dengan sesama pemain di lingkungan Kota Medan saja," ucap Hamzah.

Dijelaskan, Kejuaraan Angsapura Cup akan menerapkan peraturan ITTF World Team Table Tennis Championship Finals London 2026, di mana nomor beregu hanya mempertandingkan partai tunggal sebanyak tiga partai.

"Sampai saat ini sudah ada 30 PTM dan 100 pemain tunggal yang sudah melakukan pendaftaran. Adapun tim-tim unggulan dalam kejuaraan kali ini yaitu unggulan 1 PTM Teow Ciu, unggulan 2 PTM Sahabat, unggulan 3 PTM Masdulhak danunggulan 4 PTM Kisaran MGSA," jelas Hamzah.

Berlatih Di Jawa

Dalam kesempatan ini, Hamzah Topaz juga menyampaikan bahwa ada empat atlet PTM Angsapura yang sedang berlatih di Pulau Jawa dengan durasi satu tahun. Ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan atlet Sumut di level Nasional.

"Kita ingin empat atlet kita ini naik level, bisa bersaing dengan atlet-atlet andal di Pulau Jawa. Dengan demikian, ke depan harapan kita cabor tenis meja Sumut mampu bersaing di ajang tingkat Nasional seperti Kejurnas hingga PON," ucap Hamzah.

Diakui Hamzah, selama ini kualitas atlet tenis meja Sumut masih jauh tertinggal dengan Pulau Jawa. Maka tak heran setiap kali gelaran PON, cabor tenis meja Sumut sangat sulit meraih medali.

"Banyak faktor yang membuat tenis meja di Sumut kurang berprestasi di tingkat Nasional. Di antaranya intensitas latihan yang masih rendah, jam tanding kurang karena minim kejuaraan skala nasional di Sumut. Selain itu juga faktor ekononi. Kalau di Jawa itu atletnya fokus hanya latihan, tidak perlu bekerja lagi. Jadi inilah beberapa tantangan kita menaikkan level tenis meja Sumut. Mengirim atlet berlatih di Jawa menjadi salah satu solusi yang coba kita lakukan," pungkas Hamzah Topaz. (m18)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement