Breaking News
Memuat breaking news...

Dikalahkan Qatar, Peluang Timnas U-17 Lolos Piala Dunia Menipis

Redaksi
Redaksi
Minggu, 10 Mei 2026 - 7.25 AM WIB
Dikalahkan Qatar, Peluang Timnas U-17 Lolos Piala Dunia Menipis
Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Qatar dengan skor 0-2 di Piala Asia U-17 2026, membuat kans Garuda Muda untuk lolos ke fase gugur semakin tipis. PSSI
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JEDDAH (Waspada.id): Timnas Indonesia U-17 harus menelan pil pahit setelah dikalahkan Qatar U-17 dengan skor 0-2 dalam lanjutan pertandingan Grup D Piala Asia U-17 2026. Laga sengit ini berlangsung di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Minggu (10/5) pagi WIB.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Garuda Muda, yang kini hanya mengantongi satu kemenangan dari dua pertandingan yang telah dilakoni.

Hasil minor ini secara signifikan memperkecil peluang Indonesia U-17 untuk melaju ke babak delapan besar sekaligus menggengam tiket Piala Dunia dalam turnamen bergengsi tersebut.

Dengan hanya satu kemenangan dari dua laga, Indonesia U17 harus berjuang ekstra keras di pertandingan terakhir.

Selanjutnya, tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto dijadwalkan akan bersua Jepang U-17 di pertandingan akhir Grup D. Jepang U-17 baru saja memetik kemenangan tipis 2-1 atas China, membuat mereka kini mengoleksi enam poin dan memimpin klasemen sementara, secara matematis telah menaruh satu kaki di fase gugur.

Skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto berupaya keras memberikan perlawanan, namun ketangguhan Qatar U17 terbukti sulit ditembus. Dua gol yang bersarang di gawang Indonesia menjadi penentu hasil akhir pertandingan yang krusial ini.

Memulai pertandingan, Timnas Indonesia U17 langsung mengambil inisiatif dengan menguasai bola dan berusaha membongkar pertahanan lawan. Beberapa peluang emas berhasil diciptakan, menunjukkan semangat juang para pemain muda Indonesia di awal laga.

Pada menit ke-15, Noha nyaris membawa Garuda Muda unggul melalui tendangan bebas yang keras, namun sepakannya masih bisa dibendung oleh barisan pertahanan Qatar. Selang semenit kemudian, Indonesia U17 mendapatkan hadiah penalti setelah Taha Nassir melakukan kontak dengan bola di area terlarang.

Mathew Baker yang maju sebagai algojo penalti melepaskan tendangan keras ke sisi kanan gawang. Sayangnya, kiper Qatar, Bakri, berhasil menebak arah bola dengan tepat dan menggagalkan peluang emas tersebut. Kegagalan ini tidak menyurutkan semangat Garuda Muda untuk terus menekan.

Di menit ke-19, Putu Ekayana melesatkan tembakan dari luar kotak penalti yang kembali mampu dibendung oleh pertahanan Qatar. Hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, skor kacamata 0-0 tetap bertahan, menandai perlawanan sengit Indonesia U17.

Babak kedua berjalan lebih alot, dengan Qatar mulai tampil lebih agresif dan berani menekan pertahanan Garuda Muda. Koordinasi pertahanan Indonesia U17 yang kurang rapi harus dibayar mahal pada menit ke-57, ketika Jad Hadi Khalil mengirimkan umpan terukur.

Umpan tersebut disambut dengan tendangan keras dari Ayokunle Samuel Tokade yang tak mampu dihalau, membawa Qatar unggul 1-0 atas Indonesia. Tertinggal satu gol, Indonesia U17 mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyama kedudukan.

Namun, Qatar kembali menunjukkan efektivitas serangan mereka. Pada menit ke-66, Khalil kembali menjadi kreator dengan mengirimkan umpan ke sektor kiri yang diterima oleh Dhiaeddine Larbi. Larbi melakukan manuver menusuk ke area pertahanan Indonesia sebelum melesatkan sepakan yang mengarah ke pojok gawang.

Kiper Mike Rajasa gagal menjangkau bola tersebut, membuat Qatar memperlebar keunggulan menjadi 2-0. Meski demikian, Garuda Muda tidak menyerah dan terus berupaya memperkecil ketertinggalan hingga akhir pertandingan.

Pada menit ke-88, Chico Yarangga hampir saja memperkecil kedudukan melalui sepakan keras dari dalam kotak penalti. Namun, penjaga gawang Qatar, Bakri, kembali tampil gemilang dengan mematahkan usaha tersebut, menjaga keunggulan timnya.

Di masa perpanjangan waktu, Miraj Sulaeman melakukan manuver dan melesatkan tendangan melengkung yang lagi-lagi digagalkan Bakri. Qatar harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Amr Mohamed diusir wasit karena pelanggaran keras, namun Indonesia U17 gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain ini. (id08)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement