Breaking News
Memuat breaking news...

Dikeroyok Di Rumah Sendiri, Warga Medan Timur Laporkan Kuasa Hukum PT KAI dan Kabag Aset Ke Polrestabes

Redaksi
Redaksi
Kamis, 22 Oktober 2026 - 8.32 PM WIB
Dikeroyok Di Rumah Sendiri, Warga Medan Timur Laporkan Kuasa Hukum PT KAI dan Kabag Aset Ke Polrestabes
Rahmat Taufik. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): “Saya cuma minta tunjukkan surat rumah, malah saya yang dikeroyok di rumah saya sendiri.”keluh Rahmad.

Kalimat itu diucapkan Rahmat Taufik (64), warga Jalan Kemuning No. 27 A, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, dengan nada kecewa usai membuat laporan di Polrestabes Medan, Kamis (22/10/2026).

Rahmat mengaku tidak menyangka rumah yang ia tempati berubah menjadi lokasi pengeroyokan pada Rabu (21/10/2026) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB.

Kepada penyidik, Rahmat menceritakan kronologinya secara rinci yang dialaminya dan keluarga.

Pagi itu ia sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba datang sekelompok orang yang langsung memintanya keluar dan mengosongkan rumah.

"Saya bingung, ini rumah saya. Saya bilang, kalau memang punya hak, tolong tunjukkan bukti kepemilikannya. Saya cuma minta itu saja," ujar Rahmat

Namun, permintaan sederhana itu justru memicu amarah. Adu mulut tak terhindarkan dan berujung pada dugaan tindakan kekerasan secara bersama-sama.

"Saya dikeroyok. Lutut kiri saya sakit, telapak kaki kiri dan tulang kering kanan saya luka," kata Rahmat

Merasa tidak terima dan dirugikan, ia langsung mendatangi SPKT Polrestabes Medan. Laporannya diterima dan tercatat dengan nomor LP/B/4607/X/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMUT.

Dalam laporan itu, Rahmat menyebut dua nama yang ia kenali di lokasi Budi Dharma, yang disebut sebagai kuasa hukum PT KAI Divre I Sumut, dan Agus, yang mengaku sebagai Kabag Aset PT KAI. Bersama mereka, ada beberapa orang lain yang ikut datang.

"Saya laporkan semua yang ada di sana. Biar polisi yang periksa siapa yang salah. Saya hanya mau keadilan, karena saya dikeroyok di rumah saya sendiri," tegasnya.

Hingga kini, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi belum menetapkan tersangka dan masih mendalami keterangan saksi serta bukti-bukti.(fs)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement