Dinkes Abdya Perkuat SDM Imunisasi, Kejar Layanan BerkualitasDinkes Abdya Perkuat SDM Imunisasi, Kejar Layanan Berkualitas

BLANGPIDIE (Waspada.id): Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola program imunisasi, melalui pelatihan intensif bagi petugas puskesmas.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan imunisasi, sekaligus memperluas cakupan imunisasi rutin lengkap, untuk melindungi bayi dan balita dari penyakit, yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).
Pelatihan yang berlangsung selama empat hari sejak Rabu (5/8) hingga Sabtu (8/8) mendatang tersebut, berlangsung di Khana Pakat Guest House Blangpidie, diikuti 30 pengelola program imunisasi, dari seluruh UPTD Puskesmas dalam wilayah Nanggroe Breuh Sigupai Abdya.

Kepala Dinas Kesehatan Abdya Ns. Rinaldi R., S.Kep., M.Kep, saat membuka kegiatan mengatakan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, menjadi faktor penting dalam keberhasilan program imunisasi nasional.
Menurutnya, pelayanan imunisasi tidak hanya dituntut mencapai target cakupan, tetapi juga harus memenuhi standar mutu, keamanan dan profesionalisme. "Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan masyarakat yang paling efektif, untuk mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Karena itu, kompetensi petugas pengelola imunisasi, harus terus diperkuat, agar pelayanan yang diberikan semakin berkualitas," ujar Kadis Rinaldi
Ia menegaskan, pelatihan tersebut bukan sekadar kegiatan peningkatan kapasitas, tetapi menjadi investasi jangka panjang, dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan dasar di Abdya.
Ditambahkan, petugas yang mengikuti pelatihan diharapkan mampu mengimplementasikan seluruh materi yang diperoleh di wilayah kerja masing-masing, sehingga kualitas pelayanan imunisasi semakin merata di setiap puskesmas.
"Setelah kembali ke tempat tugas, peserta mampu meningkatkan kualitas pengelolaan program imunisasi, sehingga cakupan imunisasi rutin lengkap terus meningkat, bayi serta balita di Abdya memperoleh perlindungan yang optimal," harapnya.
Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai materi strategis, mulai dari kebijakan terbaru program imunisasi, perencanaan dan pelaksanaan pelayanan, pengelolaan cold chain atau rantai dingin vaksin, pencatatan dan pelaporan, surveilans PD3I, penanganan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), hingga monitoring dan evaluasi program.
Materi tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan teknis maupun manajerial petugas, sehingga pelaksanaan program imunisasi di tingkat puskesmas berjalan lebih efektif, akuntabel dan sesuai standar nasional.
Dinas Kesehatan Abdya berharap, pelatihan ini mampu menghasilkan pengelola program imunisasi yang semakin kompeten, dalam mendukung target nasional peningkatan cakupan imunisasi serta memperkuat perlindungan masyarakat dari berbagai penyakit menular, yang dapat dicegah melalui vaksinasi.(id82)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda