Breaking News
Memuat breaking news...

Disdikbud Aceh Besar Gelar IHT Pembelajaran Koding dan AI di SDN 1 Peukan Bada

Redaksi
Redaksi
Senin, 26 Oktober 2026 - 11.06 PM WIB
Disdikbud Aceh Besar Gelar IHT Pembelajaran Koding dan AI di SDN 1 Peukan Bada
Suasana pelaksanaan In House Training (IHT) Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) di SDN 1 Peukan Bada, Aceh Besar, Senin (26/10/2026). (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

KOTA JANTHO (Waspada.id): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Besar mendorong peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi digital melalui kegiatan In House Training (IHT) Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) di SDN 1 Peukan Bada, Aceh Besar, Senin (26/10/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Disdikbud Aceh Besar, M. Isa, M.Si., S.E., Ak., yang diwakili Kasubbag Umum, Munadi, S.Pd., M.Pd. Pelatihan tersebut diikuti 30 peserta, terdiri atas seluruh guru SDN 1 Peukan Bada dan perwakilan guru dari sejumlah sekolah imbas di sekitarnya.

Pada kesempatan itu, Kasubbag Umum Disdikbud Aceh Besar menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pendidik menjadi kebutuhan penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Guru dituntut terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, efektif, serta sesuai dengan perkembangan zaman.

Disdikbud Aceh Besar Gelar IHT Pembelajaran Koding dan AI di SDN 1 Peukan Bada

Foto bersama pada pelaksanaan In House Training (IHT) Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) di SDN 1 Peukan Bada, Aceh Besar, Senin (26/10/2026). (Waspada.id/Ist)



“Peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Aceh Besar merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SDN 1 Peukan Bada yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan strategis ini,” ujar Munadi.

Ia berharap, melalui pelatihan tersebut, para guru dapat memahami dasar-dasar koding serta pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam kegiatan belajar mengajar. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara efektif di kelas untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap guru mampu memahami dasar-dasar koding dan pemanfaatan AI serta menerapkannya secara efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Aceh Besar itu. (id67)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement