Breaking News
Memuat breaking news...

Disperindag ESDM Fokus Monitoring Harga Bapok

Redaksi
Redaksi
Kamis, 3 September 2026 - 5.16 PM WIB
Disperindag ESDM Fokus Monitoring Harga Bapok
Tim Disperindag ESDM saat mewawancarai pedagang bahan kebutuhan pokok di pasar Kota Sibolga. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Sumut, mengaku kini fokus melakukan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok (Bapok). Dikatakan Kepala Disperindag ESDM Sumut Dedi J.P. Harahap, itu dilakukan dalam upaya pengendalian inflasi daerah.

Berbicara kepada wartawan di Medan, Kamis (3/9), Dedi Harahap mengatakan, saat ini tim Disperindag ESDM lagi fokus turun ke pasar - pasar tradisional. Dia bilang, itu dilakukan sesuai arahan dari Gubsu Bobby Nasution, dalam upaya pengendalian inflasi.

Karena arahan tersebut, kata Dedi, maka monitoring yang dilakukan adalah untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, sekaligus memantau perkembangan harga di tingkat pasar.

Saat ini, kata Dedi, tim Disperindag ESDM sedang melakukan monitoring di sejumlah pasar di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng). Kata Dedi, berdasarkan hasil monitoring di Pasar Sibolga Nauli, sejumlah komoditas tercatat masih memiliki stok yang cukup. Beras medium jenis SPHP misalnya, tersedia dengan harga Rp12.000 per kig dan stok banyak.

Sementara untuk beras medium merek Apel dijual Rp18.000/kg, Lima Berlian Rp17.500/kg, dan Venus Rp17.000/kg. Untuk minyak goreng, Minyak Kita tercatat Rp16.000/kg, minyak curah Rp20.000/kg, dan Bimoli Rp23.000/liter. Gula curah berada di kisaran Rp20.000/kg. Untuk telur ayam, dijual Rp48.000 per papan (30 butir), sedangkan daging ayam ras mencapai Rp58.000 per ekor.

Di sektor perikanan, kata Dedy, tim monitoring menemukan stok ikan masih kurang. Ikan dencis jenis sere berada di harga Rp40.000/kg, ikan gembung jenis gembola Rp60.000/kg, dan jenis aso-aso Rp50.000/kg.

Sementara komoditas hortikultura seperti cabai merah tercatat Rp50.000/kg, cabai rawit Rp70.000/kg, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp35.000/kg, serta tomat Rp14.000/kg. (id142)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement