Breaking News
Memuat breaking news...

​​Dobrak Kesenjangan, Pemprovsu Hadirkan "AKSEN-NIAS", Percepat Pembangunan Kepulauan Nias

Redaksi
Redaksi
Rabu, 28 Oktober 2026 - 8.00 PM WIB
​​Dobrak Kesenjangan, Pemprovsu Hadirkan "AKSEN-NIAS", Percepat Pembangunan Kepulauan Nias
AKSEN-NIAS (Akselerasi Kebijakan dan Strategi Entaskan Ketertinggalan Nias) digagas Kepala Bapperida Sumut, Dikky Anugerah (tengah).Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

​MEDAN (Waspada.id): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) meluncurkan inovasi AKSEN-NIAS (Akselerasi Kebijakan dan Strategi Entaskan Ketertinggalan Nias).

Langkah strategis ini dirancang untuk mendobrak ketertinggalan dan mempercepat pemerataan pembangunan di Kepulauan Nias.

​Inovasi yang digagas Kepala Bapperida Sumut, Dr. Dikky Anugerah, S.Sos., M.SP., dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II ini menggunakan pendekatan arsitektur perencanaan tematik kewilayahan. Tujuannya jelas: mengintegrasikan potensi dan kebutuhan lima daerah dalam satu kerangka kerja yang solid.

​Selama ini, kata Dikky, Rabu (28/10/2026), pembangunan di Kepulauan Nias kerap berjalan terfragmentasi atau sendiri-sendiri. Padahal, persoalan krusial seperti konektivitas, produktivitas ekonomi, hingga kemiskinan butuh penanganan lintas sektor yang saling terhubung.

​Berdasarkan data makro, urgensi ini amat nyata:

​Tingkat Kemiskinan: Nias mencapai 18,89% (jauh di atas rata-rata Sumut yang sebesar 8,26%). ​Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Berada di angka 65,82 (di bawah rata-rata provinsi 74,89). ​Pertumbuhan Ekonomi: Tercatat sebesar 2,85%.​

Integrasi 5 Wilayah: Saling Dukung dari Hulu ke Hilir.

​Melalui AKSEN-NIAS, lanjut Dikky, Kepulauan Nias dipetakan sebagai satu kesatuan kawasan dengan pembagian fungsi yang jelas:

​Kabupaten Nias Utara: Sentra kelautan dan perikanan maritim.

​Kabupaten Nias Barat: Pusat pertanian tanaman pangan dan hortikultura.

​Kabupaten Nias Selatan: Pusat pariwisata dan pelestarian budaya.

​Kabupaten Nias: Pusat pertanian dan agribisnis.

​Kota Gunungsitoli: Simpul distribusi logistik dan jasa regional.

​Dengan kolaborasi model heptahelix, Bapperida Sumut bertindak sebagai pengintegrasi program agar rantai pasok dari produksi hingga distribusi berjalan efektif dan tepat sasaran hingga ke pelosok desa.

​Komitmen Kuat Lima Kepala Daerah

Dikky menyebut, ​langkah besar ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Pusat, DPRD Sumut, serta lima kepala daerah se-Kepulauan Nias yang siap bersinergi:

​Sowa'a Laoli (Wali Kota Gunungsitoli): Siap memperkuat Gunungsitoli sebagai simpul logistik dan pelayanan publik.

​Ya'atulo Gulo (Bupati Nias): Menekankan pentingnya konektivitas terpadu untuk menekan kemiskinan.

​Sokhiatulo Laia (Bupati Nias Selatan): Mengapresiasi integrasi program afirmasi pariwisata bahari untuk membuka keterisolasian wilayah selatan.

​Eliyunus Waruwu (Bupati Nias Barat): Mendukung pengoptimalan sentra pangan demi kesejahteraan masyarakat.

​Amizaro Waruwu (Bupati Nias Utara): Menilai kolaborasi lintas pemerintahan ini sebagai kunci keluar dari status daerah tertinggal.

​Langkah Konkret Menuju Implementasi

​Sebagai aksi nyata jangka pendek, Bapperida Sumut telah menyiapkan sejumlah fondasi awal, di antaranya:

​Peta zonasi strategis pembangunan kawasan Kepulauan Nias.

​Basis data potensi komoditas unggulan wilayah.

​Rencana Pembangunan Infrastruktur Daerah Afirmasi Kepulauan Nias (2026–2029).

​Keputusan Gubernur mengenai Tim Koordinasi.

​Sistem informasi pemantauan SI-TEPAT NIAS dan Executive Dashboard Gubernur.

​Melalui tata kelola yang terpadu dan berbasis data ini, AKSEN-NIAS diharapkan tidak sekadar menjadi dokumen di atas kertas, tetapi menjadi motor penggerak nyata untuk mewujudkan Kepulauan Nias yang maju, mandiri, dan berdaya saing.(id96)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement