Breaking News
Memuat breaking news...

Dorong Ekonomi Desa Dan Pelestarian Hutan, GJI Pamerkan Kemenyan Hingga Kopi Di PRSU

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 1 Agustus 2026 - 8.27 AM WIB
Dorong Ekonomi Desa Dan Pelestarian Hutan, GJI Pamerkan Kemenyan Hingga Kopi Di PRSU
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 tahun ini menghadirkan warna baru yang sarat edukasi dan aksi lingkungan. Kehadiran stan Green Justice Indonesia (GJI) sukses menarik perhatian pengunjung berkat fokus utama mereka pada kampanye konservasi alam serta pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Manajer Program GJI, Sofian Adli, menjelaskan bahwa keikutsertaan mereka dalam pameran tingkat provinsi ini merupakan bagian penting dari strategi membangun ekonomi hijau langsung dari tingkat desa. Melalui pameran produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), GJI berupaya memastikan komoditas lokal yang ramah lingkungan memiliki daya saing tinggi di pasar yang lebih luas.

"Kegiatan ini bukan hanya sekadar promosi. Kami ingin menunjukkan bahwa perlindungan hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan," ujar Ali, sapaan akrabnya, Jumat (31/7/2026).

Ia menambahkan, ketika masyarakat sekitar kawasan hutan memperoleh manfaat ekonomi secara langsung dari pengelolaan hutan yang lestari, maka motivasi untuk melindungi kawasan dari ancaman perambahan, pembalakan liar, dan kerusakan lingkungan akan semakin kuat secara mandiri.

Membuka Akses Pasar dan Membangun Kemitraan Berkelanjutan

Melalui ajang PRSU ke-50, GJI memfasilitasi pertemuan langsung antara masyarakat pengelola hutan dengan berbagai pemangku kepentingan. Mulai dari calon pembeli, pelaku usaha, investor, hingga mitra pemasaran strategis.

Langkah ini diharapkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas, mendongkrak nilai jual produk lokal, serta mendorong terbentuknya kemitraan usaha yang berkelanjutan.

Dukungan dari berbagai pihak sangat krusial agar komoditas unggulan kawasan hutan dapat berkembang menjadi produk berkualitas tinggi yang memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan untuk generasi mendatang.

Pengunjung Terpukau: Stand GJI Hadirkan Sisi Edukasi dan Produk Unik

Antusiasme tinggi tampak dari para pengunjung PRSU, salah satunya Dian Gunawan. Ia mengaku sangat terkesan dan baru pertama kalinya menemukan stan dengan konsep unik serta edukatif di ajang tahunan tersebut.

“Tadi saya lihat ada foto-foto keren, terus ada juga kemenyan sama kopi. Baru ini saya lihat di sini (PRSU),” ungkap Gunawan.

Ketertarikan tersebut mendorong Gunawan untuk berdialog langsung dengan penjaga stan guna menggali informasi lebih dalam mengenai profil serta program-program konservasi yang dijalankan oleh Green Justice Indonesia.

“Dijelaskan tadi dengan gamblang dan mudah dipahami,” pungkasnya puas.

Kehadiran GJI di PRSU ke-50 membuktikan bahwa isu pelestarian lingkungan dan kampanye konservasi dapat dikemas secara menarik, interaktif, serta dekat dengan masyarakat luas, sekaligus memperkuat solusi nyata kesejahteraan ekonomi berbasis kelestarian hutan.

Tak kalah menarik, pengunjung bisa menikmati kopi gratis di Stan GJI. Manajer Program GJI, Sofian Adli menyebut, ngopi gratis bagian dari promosi komoditi kopi yang ditanam masyarakat desa di dalam kawasan hutan desa dampingan mereka. (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement