Breaking News
Memuat breaking news...

Dorong Pemasaran Digital, Tim PKM Unimed Dampingi Lembah Hijau Handmade Ecoprint Manfaatkan Media Sosial Dan Marketplace

Redaksi
Redaksi
Rabu, 19 Agustus 2026 - 7.19 PM WIB
Dorong Pemasaran Digital, Tim PKM Unimed Dampingi Lembah Hijau Handmade Ecoprint Manfaatkan Media Sosial Dan Marketplace
Tim PKM Unimed foto bersama mitra pengabdian. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id); Tim Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan kegiatan pendampingan pemasaran digital kepada kelompok usaha Lembah Hijau Handmade Ecoprint. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2026.

Program tersebut diketuai oleh Qothrun Nada Ma'ruf Batubara, M.Pd.T., dengan melibatkan mahasiswa Universitas Negeri Medan, yaitu Kania Salsabilah Daulay dan Laila Tamara. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi mitra, tetapi juga menjadi sarana penerapan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa secara langsung di tengah masyarakat.

Pendampingan difokuskan pada peningkatan kemampuan mitra dalam memanfaatkan media sosial, marketplace, dan katalog digital sebagai sarana promosi dan pemasaran produk ecoprint. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan daya saing Lembah Hijau Handmade Ecoprint di tengah perkembangan pemasaran berbasis digital.

Selama kegiatan berlangsung, tim memberikan pendampingan mengenai pengelolaan media sosial usaha, mulai dari penataan profil bisnis, penyusunan konten promosi, pengambilan dan pemilihan foto produk, penulisan informasi produk yang menarik, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi dengan calon konsumen. Mitra juga didampingi dalam mengoptimalkan penggunaan marketplace agar produk-produk ecoprint dapat lebih mudah ditemukan dan diakses oleh konsumen dari berbagai daerah.

Selain media sosial dan marketplace, tim turut membantu mitra dalam pengembangan katalog digital. Katalog tersebut memuat informasi mengenai berbagai produk Lembah Hijau Handmade Ecoprint yang disajikan secara lebih terstruktur dan menarik, meliputi foto produk, jenis produk, variasi motif, serta informasi pendukung lainnya. Kehadiran katalog digital diharapkan dapat mempermudah mitra dalam memperkenalkan produknya kepada calon konsumen tanpa harus bergantung pada katalog cetak.

Ketua Tim Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, Qothrun Nada Ma'ruf Batubara, M.Pd.T., Rabu (19/8), menyampaikan bahwa penguatan pemasaran digital menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberlanjutan usaha mikro dan industri kreatif.

“Produk ecoprint memiliki karakter yang unik dan nilai estetika yang tinggi. Potensi tersebut perlu didukung dengan strategi pemasaran yang mampu menjangkau konsumen secara lebih luas. Melalui pendampingan media sosial, marketplace, dan katalog digital, kami berharap Lembah Hijau Handmade Ecoprint dapat semakin mandiri dalam mempromosikan produknya dan membangun identitas usahanya di ruang digital,” ujarnya.

Pendampingan ini tidak hanya berorientasi pada pembuatan media pemasaran, tetapi juga pada peningkatan keterampilan mitra agar mampu mengelolanya secara berkelanjutan. Dengan demikian, setelah program berakhir, mitra diharapkan dapat secara mandiri memperbarui konten media sosial, menambah dan mengelola produk pada marketplace, serta memperbarui katalog digital sesuai dengan perkembangan produk yang dihasilkan.

Pemanfaatan teknologi digital dinilai semakin penting bagi pelaku usaha mikro karena dapat membuka peluang pasar yang lebih luas tanpa dibatasi oleh lokasi geografis. Bagi Lembah Hijau Handmade Ecoprint, transformasi pemasaran digital juga menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan produk tekstil ramah lingkungan kepada masyarakat yang lebih luas.

Melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat ini, Universitas Negeri Medan berupaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Transfer pengetahuan dan teknologi yang dilakukan diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas mitra, khususnya dalam pengembangan pemasaran dan keberlanjutan usaha.

Program yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2026 tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam mendorong Lembah Hijau Handmade Ecoprint berkembang menjadi usaha kreatif yang semakin adaptif terhadap teknologi, memiliki jangkauan pasar yang lebih luas, serta mampu meningkatkan daya saing produk ecoprint sebagai bagian dari industri kreatif berbasis tekstil ramah lingkungan.(wsp.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement