Dorong Penguatan Mutu Pendidikan, FTIK UIN Syahada Petakan Kompetensi DosenDorong Penguatan Mutu Pendidikan, FTIK UIN Syahada Petakan Kompetensi Dosen

P.SIDIMPUAN (Waspada.id): Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan memetakan kemampuan dosen melalui kegiatan asesmen dan peningkatan kompetensi dosen FTIK di Aula FTIK UIN Syahada P.Sidimpuan, Sabtu (22/8/2026).
Langkah evaluasi terhadap kompetensi dosen melalui asesmen terukur tersebut merupakan bagian dari upaya FTIK UIN Syahada untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan, sebab kompetensi dosen erat kaitannya dengan mutu lulusan yang dihasilkan perguruan tinggi.
Ketua panitia kegiatan yang juga menjabat sebagai Kepala Laboratorium FTIK UIN Syahada, Anwar Habibi Siregar, MA.Hk, mengatakan asesmen tersebut dirancang secara berjenjang dan terintegrasi dengan program peningkatan kompetensi dosen yang telah dilakukan sebelumnya.

Dr. Syawaluddin, M.Pd, M.Psi, MH Kons, saat memberikan materi pada acara asesmen dan peningkatan kompetensi dosen di Aula FTIK UIN Syahada P.Sidimpuan, Sabtu (22/8/2026). (Waspada.id/ist)
Menurutnya, hasil asesmen akan melengkapi data penilaian microteaching sehingga fakultas memiliki gambaran yang lebih utuh mengenai kemampuan dosen.
“Tujuan utama kita adalah menyusun peta kemampuan dosen yang akurat. Hasil asesmen ini akan menjadi pelengkap data penilaian microteaching yang sudah berjalan,” ucapnya.
Selain asesmen, ungkapnya, kegiatan itu juga diisi seminar praktis mengenai penyusunan dan pengembangan bahan ajar. Dosen didorong tidak hanya menghasilkan materi pembelajaran yang informatif, tetapi juga mampu membangun perhatian dan meningkatkan motivasi belajar mahasiswa.
“Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang evaluasi, tetapi juga upaya memetakan kemampuan dosen sebagai dasar pengembangan sumber daya manusia di lingkungan fakultas,” terangnya.
Dekan FTIK UIN Syahada, Dr. Hamka, M.Hum, saat membuka kegiatan menegaskan, asesmen tidak boleh berhenti sebagai kegiatan administratif. Hasilnya harus mampu menjadi cermin bagi dosen sekaligus rujukan pimpinan dalam menentukan arah peningkatan kualitas SDM.
“Asesmen ini bukan sekadar formalitas, melainkan cermin nyata bagi dosen untuk mengevaluasi diri dan menjadi rujukan bagi pimpinan fakultas terkait dengan SDM-nya. Kompetensi yang terus meningkat adalah kunci lahirnya perkuliahan yang berkualitas bagi calon pendidik dan peserta didik,” ujarnya.
Dr. Syawaluddin, M.Pd, M.Psi, MH Kons, sebagai pemateri dengan moderator Asmila Damayanti, M.Pd, Gr, menjelaskan kompetensi dosen merupakan salah satu tolok ukur kualitas pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Setelah sesi seminar, seluruh dosen FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan mengikuti asesmen yang mencakup aspek komitmen pelayanan dan keahlian.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya FTIK UIN Syahada memastikan peningkatan kualitas dosen tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari kesiapan memberikan pelayanan pendidikan dan menjalankan tugas profesional.
Dengan demikian, hasil asesmen diharapkan dapat menjadi pijakan dalam menyusun program peningkatan kompetensi dosen sekaligus memperkuat kualitas proses pembelajaran di lingkungan FTIK UIN Syahada.
Upaya itu sekaligus menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tinggi tidak hanya bertumpu pada kurikulum dan fasilitas, tetapi juga pada kualitas dosen sebagai aktor utama dalam proses pembelajaran. (id46)


























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda