Dosen UGN Latih Guru IPA Kembangkan Bahan Ajar Interaktif Berbasis CanvaDosen UGN Latih Guru IPA Kembangkan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Canva

P. SIDIMPUAN (Waspada.id): Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Graha Nusantara (UGN) memberikan pelatihan transformasi digital guru SMP melalui workshop bahan ajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) interaktif berbasis diferensiasi berbantuan canva. Dilaksanakan pada Senin (20/7) sampai Selasa (21/7/2026) di SMP Negeri 9 Padangsidimpuan.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut didanai melalui hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Workshop diikuti oleh 10 guru mata pelajaran IPA SMP Negeri 9 Padangsidimpuan dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar digital yang inovatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik melalui pendekatan pembelajaran berdiferensiasi.
Tim pelaksana kegiatan diketuai Kasmawati, dengan anggota Aisyah dan Paisal Hamid Marpaung, serta didukung oleh mahasiswa UGN yang turut mendampingi peserta selama pelatihan. Kegiatan juga dihadiri perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UGN sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi program pengabdian yang berdampak langsung bagi sekolah mitra.

Pelaksanaan program diawali dengan observasi, untuk mengidentifikasi kebutuhan guru dalam pengembangan media pembelajaran.
Selanjutnya dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya transformasi digital dan pembelajaran berdiferensiasi.
Kemudian dilanjutkan dengan workshop dan pelatihan pembuatan bahan ajar IPA interaktif berbantuan Canva.
Pada akhir kegiatan, tim melaksanakan monitoring dan evaluasi untuk menilai hasil pelatihan sekaligus memberikan pendampingan terhadap produk yang telah dikembangkan oleh peserta.
Ketua tim pengabdian, Kasmawati mengatakan bahwa penguasaan teknologi digital menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki guru pada era pembelajaran modern.

"Melalui workshop ini kami berharap guru tidak hanya mampu menggunakan aplikasi Canva. Tetapi juga mampu merancang bahan ajar IPA yang interaktif, menarik, serta mengakomodasi perbedaan karakteristik dan kebutuhan belajar peserta didik melalui pembelajaran berdiferensiasi. Harapan kami, hasil pelatihan ini dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran di sekolah," ujarnya.
Kepala SMP Negeri 9 Padangsidimpuan, Nenni Junita Nasution, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Graha Nusantara dan DPPM Kemendiktisaintek atas terselenggaranya pelatihan ini. Kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi guru-guru kami dalam meningkatkan kompetensi digital. Materi yang diberikan mudah dipahami, narasumber sangat komunikatif, dan pendampingan selama praktik membuat guru mampu menghasilkan bahan ajar yang siap digunakan dalam proses pembelajaran. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut demi meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Negeri 9 Padangsidimpuan," ungkapnya.
Salah seorang guru IPA peserta pelatihan, Afrida Yasni, mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru yang sangat bermanfaat dalam mendukung pembelajaran di kelas.

"Workshop ini sangat membantu kami memahami cara menyusun bahan ajar IPA yang interaktif menggunakan Canva. Selama ini kami menggunakan media yang masih sederhana, namun melalui pelatihan ini kami memperoleh banyak pengetahuan dan keterampilan baru untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan sesuai dengan kebutuhan belajar siswa. Pendampingan yang diberikan tim Universitas Graha Nusantara sangat baik sehingga kami semakin percaya diri menerapkan hasil pelatihan ini di sekolah," tuturnya.
Melalui kegiatan ini, UGN berharap kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital terus meningkat sehingga mampu menghasilkan pembelajaran IPA yang lebih inovatif, interaktif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Program ini juga menjadi bentuk nyata pelaksanaan tridarma perguruan tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah juga bentuk komitmen UGN dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tengah masyarakat. (Id45)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda