Dosen Unimed Perkuat Koperasi Jamaah Masjid Taqwa Pasar IV Bandar Khalifah

MEDAN (Waspada.id): Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Negeri menggelar rangkaian kegiatan penguatan manajemen dan kewirausahaan bagi pengurus dan jamaah Koperasi Jamaah Masjid Taqwa Pasar IV, Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Kegiatan sosialisasi program berlangsung 11 Juli 2026 di Masjid Taqwa Pasar IV dan diikuti sekitar 40 jamaah yang terdiri atas pengurus dan anggota koperasi. Program ini merupakan kelanjutan dari kegiatan pengabdian tahun 2025 yang berhasil membentuk kelembagaan Koperasi Jamaah Masjid Taqwa Pasar IV.
Tim pelaksana menilai koperasi tersebut masih berada pada tahap awal pengembangan, dengan sejumlah kendala seperti keterbatasan kapasitas pengurus dalam tata kelola, belum tersedianya sistem administrasi dan keuangan yang baku, serta belum berjalannya unit usaha koperasi secara stabil.
Tim PKM Unimed diketuai Prof. Dr. Eko Wahyu Nugrahadi, M.Si., beranggotakan Dr. Haikal
Rahman, M.Si., Dr. Muslim, S.T., M.Pd., dan Imamul Khaira, S.E., M.M., serta dibantu lima mahasiswa pendamping. Kegiatan didanai dari dana internal PNBP Unimed Tahun Anggaran
2026 dan dilaksanakan atas kerja sama dengan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Taqwa Pasar IV yang dipimpin Syarifuddin Falam.
Prof. Dr. Eko Wahyu Nugrahadi, M.Si., mengatakan, rangkaian kegiatan mencakup sosialisasi dan pemetaan kebutuhan mitra, pelatihan penguatan manajemen dan tata kelola koperasi berbasis syariah, pelatihan kewirausahaan dan pengembangan unit usaha, hingga pendampingan awal digitalisasi berupa penyusunan sistem pencatatan anggota dan transaksi berbasis aplikasi sederhana.
Katanya, melalui pelatihan tersebut, pengurus koperasi dibekali pemahaman mengenai pembagian tugas, standar operasional prosedur, pencatatan transaksi, dan pembukuan sederhana.
Pada aspek kewirausahaan, peserta diajak mengidentifikasi peluang usaha berbasis potensi jamaah, seperti pedagang kelontong, warung kuliner, dan penjual bahan pokok yang telah ada di lingkungan masjid.
Dia mengatakan, sementara itu, pengembangan sistem digital koperasi masih dalam tahap uji coba awal bersama pengurus, mengingat sebagian pengurus belum sepenuhnya terbiasa menggunakan aplikasi digital dalam pengelolaan administrasi. Tim pelaksana menyampaikan bahwa penguatan koperasi berbasis masjid ini sejalan dengan upaya menjadikan masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi jamaah. Program ini diharapkan dapat mendorong koperasi tumbuh menjadi lembaga ekonomi jamaah yang tertib administrasi, transparan, dan mandiri
secara berkelanjutan.
“Ke depan, tim PKM Unimed akan melanjutkan pendampingan operasional, penyempurnaan
sistem digital koperasi, uji coba unit usaha, serta evaluasi dampak program sebagai bagian dari strategi keberlanjutan pasca-kegiatan pengabdian tahun 2026 ini,” tutupnya.(wsp.id)














Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda